BALASAN UNTUK SUAMIKU YANG PELIT
"Apa, Ma? Bisa kan, pas jam istirahat kantor, besok kita ke bank ambil uangku itu? Kan Mama bilang uangnya sudah diamankan di rekening khusus."
Bu Sita kebingungan luar biasa.
"Gini, Nak. Uang itu Mama sudah investasikan jangka panjang."
"Investasi? Loh kok jadi investasi?!"
Fadli langsung duduk tegak. Menegang urat wajahnya.
"Ya, investasi supaya menghasilkan uang yang banyak," kilah Bu Sita.
"Apa itu?! Ngomong yang jelas, Ma."
"Mama belikan emas. Kan emas setiap tahun naik," ucap Bu Sita sudah berdebar-debar tak karuan.
Hot Chapters