Terjerat Takdir Tuan Saka
"Setidaknya dunia mereka bisa jadi sedikit lebih ringan, tuan. Masa tuan ga tahu tiga kata ajaib yang bisa ngebedain mana orang bermartabat dan mana orang yang arogan? Kadang... kata maaf, tolong, dan terima kasih itu penting. Sekecil apa pun, itu tetap bentuk menghargai orang lain."
Saka kembali mendengus, mendengarkan Arum yang tak berhenti bicara. "Gelas itu tuan yang jatuhin, dan OB itu bantuin bersihin. Ya, memang itu tugasnya. Tapi bukan berarti kita bisa nyuruh seenaknya kayak gitu."