BENALU
Membuat Mas Angga senyum-senyum nggak jelas.
“Janji?” tanya Mas Angga, seraya menunjukkan jari kelingkingnya. Aish, kayak apa aja sih, ya.
“Janji,” jawabku seraya menanggapi jari kelingkingnya, dengan jari kelingkingku. Kami tersenyum.
“Gitu aja kamu nggak mau menceritakan,” ucap Mas Angga lagi.