PELAN PELAN SAYANG
tanya Angga, sambil terus merusak handel pintu, suaranya terdengar santai di tengah situasi genting.
“Enggak bisa, ini kacanya dari karet. Peluru kita enggak bakal bisa tembus,” ucap Rain, yang terlihat duduk santai di atas sofa, menunggu dengan sabar.
“Oke, deh… sebentar lagi kebuka, nih…” ucap Angga, dengan nada santai.
“Ikan-ikan dalam kolam kurang air. Cocok, sih, mereka berdua persis banget sama ikan kurang air. Mau mati,” ucap Angga, sinis.
Hot Chapters