180 Hari Menuju Akad
Sungguh, sikap mama Anita membuatku merasa ingin berteriak sekencang-kencangnya dan mengatakan kalau aku tidak menyukai lelaki itu dan aku tidak ingin lelaki itu datang menjengukku, tapi hati ini masih terus berusaha sabar dan menahan diri agar tidak melakukan hal-hal yang lebih liar lagi dari pada sebelumnya.
Perlahan ku usap dadaku dengan tangan kananku, sembari mengatakan kepada diriku sendiri, 'Sabar, Kania, sabar! Jika semua orang di dunia ini tidak ada yang memihak kepadamu maka kamu tidak perlu merasa takut dan bersedih hati karena ada Allah yang akan membantumu. Kamu hanya perlu berjuang dan bertempur lewat jalur langit agar tidak perlu melukai dan menyakiti siapapun,' ucapku membati
인기 회차