Sang Penakluk
Wajahnya tampak geli.
"Gila, gara-gara satu kenangan sialan, kita berdua kayak orang asing," gumam Keenan namun Indira mendengar dengan jelas.
Keduanya bungkam dan mengambil jeda sejenak.
"Sudahlah, toh kehilangan temen kampung satu masih bertebaran yang lain," tukas Indira sambil sedikit menunjuk dengan dagu ke arah seberang.