NASI BERKAT
Mengusap pucuk kepala Erna dengan penuh sayang sebelum melanjutkan ucapannya.
"Kamu harus ingat kata-kata ibu, pohon yang bagus berbuah lebat dan manis, tapi tidak memiliki akar yang kuat itu percuma. Dia akan mudah roboh jika diterpa angin. Tapi, ada satu pohon, menggugurkan daunnya untuk menguatkan akarnya. Dia lebih memilih berdiri tegak nenantang angin, tanpa ada satupun daun. Kamu tau apa yang terjadi?" Tanyanya kemudian.
Perlahan Erna menegakkan kepalanya, dan menggeleng pelan.
ตอนยอดนิยม