SALAH MEMILIH SUAMI
Renata membuang wajahnya ke arah lain, sedangkan Mas Irawan hanya menunduk, taring yang biasanya ia gunakan, kini sudah tumpul dan tak mampu lagi menggigit, walaupun hanya sekedar menggigit kerupuk model Renata.
“Nggak usah gitu kali Ren, kalau beneran tunanganmu ya akui saja,” timpal salah satu temannya.
“Hih! mana mungkin sih, kalian halu dech, tunangan aku memang ada di kantor ini, tapi manager pemasaran bukan tukang cleaning!” ucapnya lagi, sembari memberi kode tangan pada Mas Irawan untuk pergi.
“Kali saja kamu tetap suka sama laki model gitu, udah jelek, kotor lagi!” ejek teman yang satu lagi.
Hot Chapters