I am The Real King
Sakit sekali!
Abumérta mengingat lagi masa lalunya, tatapan matanya menerawang. Jauh di lubuk hatinya, yang ia inginkan sebenarnya sederhana, KEADILAN. Ya, keadilan. Satu kata yang mudah dimengerti namun tidak akan pernah habis jika ditelaah secara panjang lebar. Nyatanya, di dunia ini, entah ada berapa ratus juta nyawa yang tidak ingin lagi berpangku pada kata 'keadilan' tersebut. Termasuk salah satunya... Abumérta. Hingga akhirnya ia memilih jalan hidup yang selama ini dirasakannya meski ia tahu itu salah.