Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Main Cantik Membalas Suamiku

Main Cantik Membalas Suamiku

ujar Kinan seraya merajut sepatu untuk sang adek bayi. Mahira hanya tersenyum mendengar penuturan dari Kinan tersebut. "Yang aku tahu sih kalau dalam Islam tidak ada namanya karma, tapi memang ada yang namanya hukum tabur tuai. Barang siapa yang menabur kebaikan makan dia akan menuai kebaikan begitu juga sebaliknya barang siapa yang menabur kejahatan maka dia juga akan menuai kejahatan," ujar Mahira dengan bijak.
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai kata mutiara hukum dan keadilan
Baca
+Pustaka
Pendekar Naga Kembar

Pendekar Naga Kembar

Tidak ingin membuang waktu Fu Xi langsung membaca apa yang ada di dalam buku, Fu Xi membaca setiap kata dan mencoba memahaminya. Di halaman kedua untuk seseorang yang memiliki takdir Dewa harus menguasai 3 dasar keadilan, keadilan harus di dasarkan kebernaran, keadilan bisa berdasarkan kebohongan yang membantu banyak nyawa, keadilan tidak membenarkan mengorbankan sesuatu demi menggapainya. Setelah membaca itu Fu Xi hanya menganggukkan kepalanya, Fu Xi baru tahu kalau ada yang seperti itu, yang Fu Xi tahu keadilan hanya satu dan harus diselesaikan sampai akhir tidak peduli cara di dalamnya.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kata mutiara hukum dan keadilan
Baca
+Pustaka
Kinari dan Benang Waktu

Kinari dan Benang Waktu

Kael melanjutkan, suaranya rendah, “kita datang, menutup luka, lalu selesai. Di sini tidak ada ‘sekali’. Hukum sosial mereka berputar perlahan, membentuk celah yang selalu baru. Jika kita memaksakan pedang… dunia akan menolak. Jika kita lembut, celah-celah itu tumbuh lagi.” Kinari menghela napas, menggelengkan wajahnya lemah. “Aku adalah ratu. Lumethar menunggu. Laut Selatan tidak bisa kosong dari mata yang menjaganya. Aku tidak bisa… memilih menjadi penambal celah kota-kota yang bahkan tidak mengenalku.” Ia mengatupkan jemari. “Namun bila keadilan patah di sini, retaknya menembus ke mana-mana. Mungkin sampai palungku.”
967 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai kata mutiara hukum dan keadilan
Baca
+Pustaka
Mutiara Hati Yang Terabaikan

Mutiara Hati Yang Terabaikan

“Hendaklah para penuntut ilmu mengetahui hak-hak majelis ilmu, duduk penuh dengan adab, mendengarkan dengan khidmat, mencatat, dan benar-benar memahaminya.” Selanjutnya pokok ketujuhbelas adalah membela ilmu dan menjaga kehormatannya. “Jika kita menemui ada penyimpangan dan kekeliruan dalam beragama, maka wajib bagi kita untuk meluruskan, karena hal tersebut termasuk dalam bentuk pembelaan terhadap ilmu.” Raden juga menjelaskan untuk meninggalkan segala sesuatu yang jelas berlawanan dengan syariat. “Kita harus tetap berpegang pada apa yang telah diajarkan Nabi pada kita.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kata mutiara hukum dan keadilan
Baca
+Pustaka
BALAS DENDAM SANG PERMAISURI ABADI

BALAS DENDAM SANG PERMAISURI ABADI

Ia menatap Kael dengan mata yang penuh tekad dan pengalaman yang seharusnya belum ia miliki. "Hukum Kekaisaran ditegakkan oleh mereka yang memiliki kekuasaan, Lord Kael," jawab Elara tenang. "Dan kekuasaan itu telah membunuhku sekali. Kali ini, aku tidak mencari hukum. Aku mencari keadilan." "Dan mengapa kau berpikir aku bisa memberikannya?"
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kata mutiara hukum dan keadilan
Baca
+Pustaka
Sistem Pahlawan Rakyat Jelata

Sistem Pahlawan Rakyat Jelata

Tampak lampu bohlam remang berada di tengah ruangan, di bawahnya ada beberapa kursi kayu. Mereka mengajak Rein untuk duduk di sana dan saling berkenalan. Mereka semua bernama Nara, Seto, Nirmala, Hansen, dan William. “Aku sudah mendengar semuanya dari Hendra, kamu adalah pewaris sistem keadilan surgawi.” “Pemilik sistem ini dari jaman dahulu dianugerahi rasa empati tinggi terhadap sesama makhluk dan mereka sudah ditakdirkan bergabung bersama kami.” William mengulangi perkataannya
876 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai kata mutiara hukum dan keadilan
Baca
+Pustaka
PENDEKAR PENGUASA BUMI

PENDEKAR PENGUASA BUMI

"Kau memilih untuk tidak membalas dendam, tetapi untuk mengikuti hukum dan keadilan. Itu adalah tanda dari kepemimpinan yang sejati." Aksara memegang tangan Luna, merasakan kehangatan dan dukungannya. Bersama-sama, mereka berjalan menuju Menara Keseimbangan, menatap ke arah horizon di mana cahaya dari enam alam bersatu menciptakan spektrum yang indah. Masa depan multiverse masih penuh dengan ketidakpastian, namun Aksara percaya bahwa dengan kebijaksanaan, keadilan, dan dukungan dari orang-orang yang ia percayai, mereka bisa terus membangun multiverse yang lebih baik untuk generasi-generasi mendatang.
729 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kata mutiara hukum dan keadilan
Baca
+Pustaka
Sistem Yang Memberiku Keadilan

Sistem Yang Memberiku Keadilan

Mataku tertuju pada judulnya: [SISTEM PERLAKUAN ADIL — JAMINAN KESETARAAN DALAM PERLAKUAN ORANG TUA. Tidak ada lagi pilih kasih dan perawatan istimewa. Keseimbangan yang tulus dan dapat dijamin secara hukum. "Baik. Aku akan tanda tangani." Aku sudah berhenti menunggu cinta sejak tiga bulan yang lalu. Satu-satunya alasan aku bertahan adalah sekolah ini. Di sana memiliki nilai batas yang rendah dan juga sebagai jalur masuk universitas yang bagus. Aku akan berjuang melewati ujian akhir dan pergi dari sini.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai kata mutiara hukum dan keadilan
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Dia sedang berusaha membuat Revan kehilangan kesabarannya. "Bilang saja kalau Anda ingin balas dendam pada saya. Susah banget pakai membawa-bawa pepatah petitih segala. Tetapi satu hal yang ingin saya katakan kepada Anda adalah, bahwa dendam tidak akan dapat diselesaikan dengan tindakan balas dendam. Keadilan yang dilanggar, tidak boleh diadili melalui cara yang tidak adil. Mungkin menurut Anda, tidak adil saya merebut Embun begitu saja dari Anda. Saya ingatkan sekali lagi. Bahwa Embun ini diberikan oleh bepaknya kepada saya. Untuk saya nikahi dan saya lindungi. Saya tidak merebutnya dari siapapun. Anda tidak berhak mengadili saya dengan cara yang tidak adil. Merebut istri saya misalnya. Kar
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kata mutiara hukum dan keadilan
Baca
+Pustaka
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

Tidak terprovokasi. Nitze melanjutkan, “Ketahuilah, untuk setiap keadilan justru jadi lebih tepat jika hukum yang cacat diingkari bukan dipatuhi.” Lalu mengepalkan kesepuluh jemarinya. Memasang pose siap tempur.
1020.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 781 kali sebagai kata mutiara hukum dan keadilan
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status