Red in Us
“Belum. Mungkin nggak lama lagi dia ke sini. Setelah penolakan Shae waktu itu, dia belum pernah balik main ke sini, kan?”
Katha mengangguk. “Dia marah, kah?” tanya Katha.
Rabu menggeleng. “Dia nggak marah, tapi mungkin kecewa, plus ada egonya yang mungkin tersentil sedikit. Ya, lo tau, kan?”
Katha belum sempat menjawab, karena tiba-tiba bel rumah berbunyi. Dia yang memang tidak sedang melakukan apa pun akhirnya beranjak dari dapur.
Hot Chapters