Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menyerahkan Gairahnya Padanya

Menyerahkan Gairahnya Padanya

Pada hari jadi pernikahan pertama kami, aku baru menyadari bahwa sekotak pengaman yang kubeli sebelum pernikahan sudah lama kedaluwarsa. Tidak akan ada yang percaya, suamiku yang seorang mafia, Alvaro Munandar, dan aku belum pernah berhubungan seks. Jadi, aku mengumpulkan keberanian untuk membeli satu set piyama seksi. Setelah tiga gelas wiski, begitu Alvaro mendorong pintu masuk, aku memeluknya erat-erat. “Sayang,” bisikku di telinganya. “Tidurin aku hari ini, aku menginginkanmu...” Tetapi Alvaro menepis tanganku dengan dingin dan kejam, seolah-olah sedang mengeluarkan pistol. “Raina, kamu pelacur ya?” “Melakukan hal-hal yang tidak tahu malu berulang kali. Jika kamu benar-benar kesepian, aku akan memesankan beberapa mainan agar kamu bisa bermain sepuasnya.” Wajahku langsung pucat dan aku membeku. Aku tidak mengerti kenapa seorang istri dianggap 'pelacur' ketika dia meminta belaian dari suaminya. Malam itu, aku meringkuk di sofa dan tak kuasa menahan diri untuk mengunggah sesuatu di media sosial. [Suamiku memiliki fungsi seksual normal, kenapa dia tidak menyentuhku setelah menikah?] Seseorang berkomentar, [Mungkin suamimu punya istri lain.] Komentar itu seperti pisau, menusukku hingga tersadar. Aku tiba-tiba menyadari, mungkin bukan karena aku kurang menarik secara seksual, melainkan karena dia memang bukan milikku. Saat aku menekan tombol hapus akun, aku juga memutuskan untuk pergi. Tetapi siapa sangka bahwa pria yang tidak pernah melirikku akan menjadi gila dan mencariku setelah aku menghilang. “Raina, setelah kamu pergi, aku tak pernah bisa ereksi lagi!”
6.7K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as katakan padanya
Read
+Library
Katakan Saja Ini Takdir

Katakan Saja Ini Takdir

odipee
"Waah, hadiah di pertemuan pertama dengan satu tamparan, bukankah ini keterlaluan," racau Vee. "Harusnya kau menciumku, atau bagaimana kalau kita di ranjang saja, bukankah kau ahli untuk urusan seperi itu Nona Rose?" Rose tercekat bagai menelan duri, ditatapnya nanar pria di depannya, ada apa ini, bagaimana pun Rose dapat menyaksikan betapa frustasinya seorang Vee Kanesh Bellamy, disamping perkataan ngawurnya, Rose melihat kedalam kelam matanya yang terlihat menyimpan beribu kegelisahan, Rose sangat mengenal Vee, namun perkataan yang baru saja diterimanya sangat menyakitkan. Rose ingin menimpali, namun Vee lebih mendahului. "Aku dengar kau kembali dengan putrimu, aah apakah itu hasil pegulatanmu yang menjijikkan dengan si Jeffry, atau kah dengan pria lain diluar sana?" Lagi, Rose merasakan panas di telapak tangannya yang baru saja hinggap di pipi tirus si pria, ia tidak pernah membayangkan sedikitpun kata-kata bak belati yang perih saat menyayat seluruh tubuhnya itu keluar dari mulut orang yang paling dicintainya namun, detik ini juga, orang itu adalah orang yang paling di bencinya. "Jangan bicara lebih atau kau akan menyesal di setiap ucapanmu, dan saat itu terjadi, aku pastikan kau tidak akan mendapatkan apa-apa walau kau mencoba sujud sekalipun," ucap Rose dingin menatap sengit pria yang masih menampilkan tingkah angkuhnya.
1019.1K viewsOngoingAdded to Library 458 Times as katakan padanya
Read
+Library
Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Pada suatu malam di tahun 1983. Di luar sudah gelap gulita, yang tersisa hanya cahaya redup di ruang tamu Keluarga Pangestu. "Ayah, Ibu, aku mau tinggal bersama kalian di luar negeri." Di ujung telepon, setelah mendengar kata-kata putri mereka, pasangan suami istri dari Keluarga Rahman yang berada di seberang lautan langsung terharu hingga menangis.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as katakan padanya
Read
+Library
Ketika Pangeran Menaruh Perhatian Padanya.

Ketika Pangeran Menaruh Perhatian Padanya.

Navya murid pindahan yang tanpa sengaja menarik perhatian pangeran sekolah, Jenson. Perbedaan status sosial membuat Navya terseret ke dalam dunia popularitas, kecemburuan dan konflik sosial yang tak pernah ia bayangkan.
248 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as katakan padanya
Read
+Library
Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Pacarku meninggal karena sakit. Sebelum menghembuskan napas terakhir, dia menitipkan satu-satunya adik lelakinya, Dilan Pratama, kepadaku. Aku membiayai kuliahnya hingga lulus, bahkan membantunya mendirikan perusahaan. Namun, suatu malam, setelah dia pulang dari jamuan dan mabuk berat, kami justru berakhir di ranjang yang sama. Saat aku masih diliputi kebimbangan tentang hubungan kami, pandanganku terhenti pada sebuah foto diriku yang dia pajang di meja kerja. Di sampingnya, tergeletak sebuah cincin pertunangan. Hatiku bergetar hebat. Dengan perasaan penuh harap, aku mendorong pintu ruang istirahat untuk mau membicarakan hubungan kami. Namun, begitu pintu terbuka, sebuah kamisol putih jatuh tepat di kakiku. Aku tertegun di tempat. Sementara Dilan buru-buru menyelimuti tubuh asisten wanitanya yang panik. "Riana, nggak bisakah kamu mengetuk pintu dulu?" Wajahku mendadak pucat. Aku melangkah mundur dengan kikuk, tetapi langkahku tertahan oleh suara pelan sang asisten. "Kak Riana, bisa tolong ambilkan pakaianku?" Aku tidak memedulikan sorot permusuhan di matanya. Sambil berusaha menutupi kegugupanku, aku melemparkan pakaiannya ke tempat tidur, lalu buru-buru melarikan diri. Begitu keluar dari gedung perusahaan, ponselku berdering. Peneleponnya adalah Dilan. "Kak Riana, lain kali jangan seenaknya membuka pintu kamarku." Aku hanya tertawa kecil dan mengiyakan. Sejak hari itu, aku tidak pernah lagi melangkahkan kaki ke dalam dunianya.
4.8K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as katakan padanya
Read
+Library
Menjadi Istri Kedua CEO

Menjadi Istri Kedua CEO

Kinar Dewi melongo ditempatnya. Katakan padanya sekali lagi kalau dirinya baru saja dilamar dengan cara yang tidak elegan. Lamaran yang jauh dari kata romantis yang bahkan untuk dirinya seorang penulis tidak pernah menuliskan adegan sesimpel ini. Tapi dirinya mengalami lamaran singkat, jelas dan padat tanpa adanya saksi. Memang boleh seperti itu? Anan Pradipta mengusap wajahnya frustrasi. Mulut dan hatinya tidak sinkron. Tapi demi istrinya, Ivana Wijaya, Anan berharap Kinar menjawab ya tanpa banyak drama di dalamnya.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 395 Times as katakan padanya
Read
+Library
Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Dua bulan setelah kematianku, akhirnya Ayah dan Ibu menyadari bahwa mereka lupa membawaku pulang dari perjalanan wisata. Ayah mengerutkan kening dengan jengkel, "Bukankah kita hanya menyuruhnya berjalan kaki pulang? Apa harus sampai berlarut-larut begini?" Adikku membuka percakapan lama kami dan mengirimkan sebuah stiker penuh ejekan, disertai pesan. [ Lebih baik kamu mati di luar sana, jadi seluruh harta Nenek jatuh ke tangan aku dan Kak Sierra. ] Namun, tak ada balasan dariku. Dengan ekspresi dingin, Ibu berkata, "Katakan padanya, kalau dia datang tepat waktu ke pesta ulang tahun neneknya, aku nggak akan permasalahkan soal dia sengaja mendorong Sierra ke air." Mereka tidak pernah mengira bahwa aku tak pernah berhasil keluar dari hutan itu. Akhirnya setelah melalui pencarian yang intens, mereka menggali setiap jengkal tanah hingga di tengah hutan pegunungan dan menemukan sisa-sisa tulang belulangku.
14.1K viewsCompletedAdded to Library 379 Times as katakan padanya
Read
+Library
CERAI

CERAI

Zahraa
Bu,tolong katakan dimana Zaira? Lalu dimana anakku? Tolong bu,pertemukan aku dengan mereka." Aku menyesal atas semua perbuatanku " Kau datang baru sekarang? Kemana kau selama Zaira membutuhkan mu??..
106.8K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as katakan padanya
Read
+Library
Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Pada makan malam keluarga hari Minggu lainnya di kediaman Brahmani, asisten Luca Brahmani, Eva Miskandar, sedang duduk di kursiku. Tempat itu adalah kursi pertama di sebelah kanan Luca di meja makan panjang dari kayu walnut. Kursi itu diketahui semua orang di dunia mafia Kota Chicandi sebagai milik Nyonya Brahmani. Eva duduk di sana seolah-olah kursi itu memang terlahir untuknya. Pergelangan tangannya yang pucat, sesekali menyentuh lengan baju Luca saat dia menuangkan anggur untuk pria itu. Aku berdiri di ambang pintu dan menatapnya. "Dia duduk di kursiku. Nggak ada yang ingin kamu katakan?" Luca mengangkat pandangan. "Kamu terlambat. Jangan salahkan orang lain karena duduk duluan. Masih ada kursi kosong di sana. Kalau mau, duduklah. Kalau nggak, keluar." Ruang makan itu langsung sunyi senyap. Bahkan sebelum sempat menjawab, isi pikirannya sudah masuk ke telingaku. 'Vivian, jangan pergi. Duduklah di sampingku. Katakan pada mereka itu kursimu. Katakan kalau kamu masih ingin menjadi istriku.' 'Tolong marah. Tolong bersikap peduli. Katakan kalau kamu butuh aku dan aku akan memberikan seluruh dunia untukmu.' Dulu, pikiran yang lembut itu telah membuatku merasa lebih dari cukup. Aku pasti akan menerima penghinaan ini dan tetap tinggal di sisinya seperti anjing setia yang tidak tahu kapan harus pergi. Namun kali ini, aku tidak melakukannya. Aku melepaskan cincin pernikahan dari jariku dan meletakkannya di atas meja. "Kalau Keluarga Brahmani bahkan nggak bisa mempertahankan kursi seorang Nyonya untukku, kurasa keluarga ini sudah nggak butuh seorang Nyonya lagi. Luca, mari kita bercerai."
1.6K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as katakan padanya
Read
+Library
Om Duda, Nikah Yuk!

Om Duda, Nikah Yuk!

"Om Duda, nikah yuk!" kata Amel dengan gaya tengilnya dan mengedipkan mata kepada Raffa. "Apa yang kamu katakan, Kaki Pendek!" hardik Raffa gemas, ia mendekat dan menoyor kening Amel.
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 717 Times as katakan padanya
Read
+Library
PREV
123456
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status