Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Berhenti Mengejarku, Pangeran!

Berhenti Mengejarku, Pangeran!

“Kalau begitu saya anggap Anda baik-baik saja.” “VARIAN.” “Baik, baik.” Hening sejenak. Lalu— “Kalau berubah pikiran dan membutuhkan bantuan, ketuk jendela tiga kali.” Kael menatap jendela dengan ekspresi datar. “Aku tidak akan melakukannya.” “Empat kali juga boleh.” “Pergi.” “Lima kali?” “VARIAN!” Tawa pria itu kembali terdengar menjauh.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 60 Beses bilang kawat jendela
Read
+Library
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Sekarang kita telah mengembangkan kemampuan untuk membunuh jutaan orang hanya dengan menekan sebuah tombol. Dia mengamati satu-satunya jendela di ruangan itu. Rangka berukuran tiga kaki persegi itu berengsel di sudut-sudut atas, dirancang untuk berayun keluar dari bawah saat dibuka. Dengan lengan bajunya, dia menyeka lingkaran kecil di kaca yang kotor dan mengintip ke luar.
102.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 78 Beses bilang kawat jendela
Read
+Library
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

Jendela itu menggunakan sistem teralis besi, tapi Kinan ingat ada satu bagian teralis yang bautnya sudah longgar karena rayap. ​Dengan tenaga yang entah datang dari mana, Kinan mengambil penggaris besi di mejanya. Ia mencongkel baut itu dengan sisa-sisa kekuatannya. Keringat membanjiri dahinya. Ia tidak peduli jika kuku-kukunya patah atau tangannya lecet. Yang ada di pikirannya hanya satu: Ia harus keluar. Ia harus mengirim laporan itu. Ia harus merdeka.
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang kawat jendela
Read
+Library
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

“Prioritas emas. Jendela sisi timur lantai tiga mansion keluarga Laurent—bingkai persegi kayu jati. Sementara kacanya... hmm... kukirim saja fotonya agar lebih detail. Warna tembok: abu keperakan, sedikit mengilap, tinggi empat meter. Ada retakan lebar akibat benturan tubuh, sekitar satu meter dari lantai.” Kael menoleh ke arah sisi kamar dan mengangkat ponselnya, mengambil satu foto sudut jendela yang hancur, lalu mengirimkannya dalam hitungan detik. Setelah jeda dua puluh detik, Vale menjawab, “Baik, Yang Mulia. Mereka sedang dalam perjalanan." Namun tiba-tiba, suara Vale berubah dingin saat dia melanjutkan, "Ngomong-ngomong... saya punya satu pertanyaan, Yang Mulia."
1080.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang kawat jendela
Read
+Library
Pesona Istri Dadakan Sang Pewaris

Pesona Istri Dadakan Sang Pewaris

ujar Javas sambil menarik dua travel bag besar milik dirinya dan Kavia. Sesuatu yang sangat langka. Biasanya untuk urusan beres-beres begini dia akan menimpakan semua ke asisten rumah tangga. Tapi Kavia tidak peduli dan membiarkan saja. Dia sendiri beranjak menggeser jendela kaca tinggi yang memiliki fungsi sebagai pintu ekses menuju balkon di ujung ruangan. Dari atas sini dia bisa melihat langsung pemandangan kota. Tidak buruk. Untuk tinggal seorang diri apartemen ini sudah lebih dari cukup seandainya Javas tidak bersikeras ikut dengannya. "Ada yang bisa kami bantu?"
1031.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang kawat jendela
Ipakita ang mga Review (31)
Read
+Library
Falisha Irsan
author... itu si kavia kumaha deing?? kenapa gak bljr hidup lebih baik dan bljr dari yg SDH dialamin gitu. javas jg mana lagi.. gak laki bngt. gak mungkin dia gak tau kavia sesedih apa.walau Sdh ada kata akhir dr hubungan mrka. masak gak khawatir sedikit aja ke kavia.lanjut Thor..penasaran SEMANGAT!
lea indy
yg kangen om daniel, delotta, gyan, resta bisa baca ini meskipun resta berharap kbr resta di spill tipis tp sampai akhir gak ada ... tp gpp bagus ceritanya gak bnyk intrik yg gak penting. episodenya jg cukup. kavia itu kaya, cantik,bandel &beruntung. terimakasih author jd salah satu author favoritku
Basahin ang Lahat ng Review
Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

ucap pria yang berdiri paling depan, tubuhnya sedikit gemetar menghadapi aura intimidasi yang biasa dipancarkan Kaelen. "Tunjukkan sketsanya," perintah Kaelen tanpa basa-basi. Ia menuntun Thalassa untuk duduk di kursi berlengan empuk di sisi meja. Arsitek utama dengan cepat membuka sebuah gulungan kertas besar di atas meja. "Sesuai dengan instruksi tertulis yang Anda kirimkan minggu lalu, Yang Mulia, kami telah merancang struktur taman kaca menggunakan kerangka besi berlapis anti-karat dari barat. Seluruh dinding dan atap akan menggunakan kaca tebal untuk memaksimalkan tangkapan cahaya matahari."
101.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 31 Beses bilang kawat jendela
Read
+Library
Not Only as Soulmates, but as Life Partners, But...

Not Only as Soulmates, but as Life Partners, But...

Eritha juga sudah menutup jendela itu dengan menampilkan pemandangan virtual realistis yang mempesona. “Woahhhh!!! Daebak! Hahhh, akhirnya! Bisa juga. Ternyata seperti itu cara kerjanya. Hebat! Dan jendela itu juga keren! Kufikir jendela kuno saja, ternyata mempunyai desain yang multi fungsional. Woah, ternyata semua peralatan di sini canggih semua. Jinjja!” Ucap Eritha dengan bangga dan senang saat semua yang dilakukan sesuai harapannya.
5.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 174 Beses bilang kawat jendela
Read
+Library
Project Darah Malaikat

Project Darah Malaikat

Alas yang berada di kotak kaca itu menjalankan cawan-cawan yang tadi kami siapkan di ruang lain. Dalam hitungan detik, cawan yang berada di urutan paling depan, melintas di depanku. Cawan itu berhenti di depan jendela penghubung ruangan ini dengan ruangan terlarang. Jendela kotak dengan lebar dan tinggi sekitar lima puluh kali lima puluh centimeter itu terbuka diiringi dengan bunyi dengung yang bising. Kemudian, cawan nomer urut satu itu bergerak masuk ke ruangan sebelah.
105.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 114 Beses bilang kawat jendela
Read
+Library
Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Sebab, jendela itu bukan kaca biasa, melainkan kaca tebal berlapis dengan kawat baja di dalamnya. Kaca jenis ini sangat kuat. Bahkan jika pecah, kawat baja di dalamnya akan tetap menahan pecahan kaca sehingga tidak langsung hancur. Mustahil bagi seseorang untuk melarikan diri dari sana. "Kamu nggak bisa kabur!" Ryan melangkah maju beberapa langkah lagi, kini dia sudah berada di samping tempat tidur tempat wanita cantik itu berada.
10108.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.0K Beses bilang kawat jendela
Read
+Library
Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam

Lot berusaha merusak jendela yang terbuat dari kaca tempered. Sebuah kaca yang dibuat dengan melalui proses pemanasan dan pencampuran bahan kimia untuk membuat kaca tersebut menjadi lebih kuat dan lebih aman dibandingkan dengan kaca biasa. Hampir seluruh penthouse Elian menggunakan kaca jendela yang terbuat dari tempered glass untuk memberikan keamanan ekstra, juga menghindari kaca tidak mudah pecah apabila mendapatkan tekanan atau benturan yang keras.
106.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 205 Beses bilang kawat jendela
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status