Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Rambutnya yang panjang dibiarkan tergerai bebas dan hanya dihiasi aksesori bandana dari rangkaian bunga. Riasan wajah Alana begitu simpel. Hanya lipstik berwarna nude serta blush on dengan sentuhan warna peach kemerahan membuat penampilan Alana semakin manis dan terlihat natural. Sedangkan Ale begitu gagah dalam balutan tuxedo berwarna senada dengan gaun pengantin Alana. Tuxedo tersebut minus dasi kupu-kupu berdasarkan permintaan Alana karena Alana tidak menyukainya. Alana bilang dasi yang lebih tepat disebut pita tersebut merusak kemaskulinan seorang laki-laki.
920.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai kedutan di antara alis
Baca
+Pustaka
Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

ucapnya sambil menaik-naikkan alis. 'Hmm...kumat!' ***
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kedutan di antara alis
Baca
+Pustaka
Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

tanya Dikta lagi, namun kali ini ditambah sedikit rengutan hampir tiga senti maju di bibirnya. Tidak sedikitpun menurunkan lekuk alis heran miliknya, Dinara justru makin menjadi dengan mengacak rambut sang adik. "Tumben aja sih," jawabnya sambil berlalu mengambil air di dispenser. Dikta perlahan mengendurkan ekspresi kesalnya, kali ini berganti dengan jenis senyum mengejek yang membuat Dinara kesal setengah mampus hanya dengan melihatnya samar begitu.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai kedutan di antara alis
Baca
+Pustaka
Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya

Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya

Hujan itu tidak deras, tapi cukup untuk meninggalkan aroma tanah basah yang samar masuk melalui celah tirai. Sadewa duduk di tepi ranjang, tubuhnya sedikit condong ke depan, kedua tangan bertumpu pada lutut. Ia masih mengenakan kaos tipis berwarna gelap, yang membalut tubuhnya dengan sederhana namun tetap menonjolkan postur tegapnya. Matanya tertuju pada sosok di hadapannya. Alika, istrinya, duduk di depan meja rias. Gerakan tangannya lembut dan teratur, menyapu kapas ke wajahnya, menghapus sisa make-up tipis yang ia kenakan sejak pagi. Gerakannya tidak tergesa, seakan menikmati setiap langkah kecil yang ia lakukan sebelum tidur.
9.313.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai kedutan di antara alis
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

kata Setan Culik, buru-buru menutup mulutnya karena takut semburkan tawa lagi. Dan Garong Codet segera meraba alis kanannya. "Monyet Bunting!" cacinya dengan geram kejengkelan. Ternyata alis kanannya pun tercukur habis hingga plontos. Tapi alis kirinya masih tebal menghitam.
1028.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kedutan di antara alis
Baca
+Pustaka
Truly in Love 2

Truly in Love 2

Mereka saling berpandangan. "Aku kangen...," Alva setengah berbisik. Tatapan matanya begitu hangat. Alena tertawa kecil. "Tumben kamu ada jenggotnya..." Wajah Alva sepertinya belum dicukur, ada rambut-rambut halus tipis di bawah hidung dan mulutnya, dan di sekitar dagunya, membuat ia terlihat seperti lebih dewasa. "Aku belum sempat cukur. Kamu suka?" Alva memasang wajah jenakanya untuk menggoda Alena.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai kedutan di antara alis
Baca
+Pustaka
Married Young

Married Young

Yang penting matang dan halal. “Tante, itu di atas alis kiri ada apanya? Kok ijo-ijo kecil gitu?” Alin bersuara padaku, membuatku menatapnya dan mencerna perkataannya barusan. Jangan-jangan, ada ulat bulu kecil di daerah alisku? Mataku membola dan segera aku mengucek-ucek alis sampai mata. Bukannya kelegaan yang aku dapat, tapi malah rasa perih. Karena tanganku yang berlumuran saos.
9.815.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 441 kali sebagai kedutan di antara alis
Baca
+Pustaka
ISTRI GENDUTKU BERUBAH CANTIK

ISTRI GENDUTKU BERUBAH CANTIK

Degup jantungku kesana kemari. "Kalo nggak mau jadi santapan laki-laki selarut ini, setidaknya pakai bra kamu dulu, mengerti?" "A----h, ap--ah!"
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kedutan di antara alis
Baca
+Pustaka
Aku Mau Kamu di Kamarku

Aku Mau Kamu di Kamarku

Putra tampan dengan alis tebal terlahir sehat, bayi yang sekarang sudah berumur delapan bulan itu terlihat nyaman dalam gendongan Aluna. “Kamu tidak minta tamu kamu untuk duduk Aluna?” Alisia muncul dengan Haresh yang setengah mengantuk. “Aaaaaa! Sini!” Aluna melambaikan tangan pada Alisia meminta kakak iparnya itu mendekat.
1021.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 859 kali sebagai kedutan di antara alis
Baca
+Pustaka
Pelukan Hangat Musuh Keluarga

Pelukan Hangat Musuh Keluarga

"Apa yang kamu perhatikan? Ada yang salah denganku?" Menggeleng pelan, Alisia pun kemudian duduk. "Kamu terlihat berbeda. Aku pikir kamu merapikan rambut-rambut yang ada di wajahmu." Janggut dan kumis Ken terlihat lebih pendek dibandingkan sebelumnya. Hal itu membuat wajahnya terlihat lebih jelas. Apalagi saat ini rambut lelaki itu pun diikat.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kedutan di antara alis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status