AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU
Matanya melebar, menatap lurus ke arah kulit yang terekspos.
Di sana, tepat di bawah jaringan kulitnya, sebuah noda hitam kecil seukuran biji sawi muncul. Warnanya pekat, kontras dengan warna kulitnya, dan tampak berdenyut halus seirama dengan detak jantungnya.
Kael tidak perlu membedah tangannya untuk tahu apa itu. Denyut halus itu membawa bisikan samar yang tak terdengar oleh telinga, namun menggema langsung di sudut tergelap benaknya.