Jerat Tuan Pebinor
Dia mengecup puncak kepala yang masih sedikit lembab, lalu memelukku sangat erat.
"Mama kita sangat cengeng, Jo. Jadi kau harus kuat dan sehat agar kita bisa segera pulang. Bantu mama agar bisa ikut kuat denganmu, hem?" bisik Arsen, dia memang berbicara pada bayiku tapi kalimat itu seakan Arsen tujukan pada diriku agar tetap kuat menghadapi cobaan hidup ini.
"Aku kuat, Sayang, aku akan tetap kuat demi putra kita," balasku, dan kurasakan desiran di dalam dada yang seakan mencekik hati.
Bab Populer