Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AKU, KAU, & SELINGKUHANMU

AKU, KAU, & SELINGKUHANMU

keluh Susi nelangsa. “Hehehehe, kenyataan itu memang pahit ya, Sus?” Susi mengangguk sedih. “Tapi mereka emang cocok banget sih. Dokter Andra pinter dan super ganteng. Dokter Kinan, anak yang punya rumah sakit, dan super cantik. Kalau mereka nikah entah secakep apa anaknya nanti.” Atika menghela napas setuju. Setelah beberapa waktu ia bertugas sebagai perawat asisten yang mendampingi Kinan, baru kali ini ia melihat dokter muda itu tersipu malu-malu. Kinan jelas sangat menyukai Andra.
9.5148.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai kela atuh
Baca
+Pustaka
Kaulah Jodohku

Kaulah Jodohku

kata Safa melihat Zahra yang mulai tenang. Wanita mungil itu berdiri di depan kompor, lalu menyalakan dan memasukkan telur yang sudah dibuka. Ia akan membuat telur ceplok sebagai lauk yang paling mudah. Setelah matang, Safa menyimpannya di atas nasi panas dan diberikan kecap sebagai penambah rasa. Sembari menunggu nasinya agak hangat, Safa akan memberinya Zahra obat.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai kela atuh
Baca
+Pustaka
Kelabu

Kelabu

Ia terlihat menghangatkan tubuhnya yang dingin karena cuaca. “Kami ada menu istimewa disini. Cukup digemari beberapa kalangan. Namanya Honey Bee Latte. Apa nona ingin mencobanya?” tanyaku menawarkan. Perempuan itu nampak tertarik. “Baiklah ... saya pesan itu satu, ya.” Ia tersenyum kemudian beranjak duduk disalah satu kursi. “Baiklah Dania, mari kita bekerja,” ucapku dengan bersemangat.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai kela atuh
Baca
+Pustaka
De Crepusculum

De Crepusculum

Atha tersenyum, ia yakin akan menemukan cerita indah yang tak ia dapatkan sebelumnya. Selang 15 detik, Kahlil kembali. Sedangkan Atha masih berdiri di posisi yang sama sebelum ditinggalkan tadi. "Kak Atha!" Atha mengamati Kahlil lekat, mencoba menaksir umur mereka, lalu menghela nafas ketika ia menduga bahwa mereka seumuran. "Looks like we're not that far apart in age, you can just call me Atha," pinta Atha
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai kela atuh
Baca
+Pustaka
Kelana

Kelana

Kelana yang kutemukan di tengah perjalananku Adalah kelana terindah yang pernah kutahu Bagaikan petualangan, ia begitu memabukkan Serupa rumah, ia sungguh menenangkan Jika tak sekarang, Suatu hari hanya pada Kelana aku akan pulang" Lana tersenyum membacanya. Dirasakannya wajahnya menghangat dan dadanya berdesir. Sejurus ia melihat ke arah meja bar. Dilihatnya ternyata Arga pun tengah memerhatikannya membaca kertas itu. Lana menepuk dada kirinya dengan tangan kanan, mengucap terima kasih melalui gerakan dan tersenyum pada Arga. Arga membalasnya dengan sebuah kecupan dari jauh dan kembali bekerja.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kela atuh
Baca
+Pustaka
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

ujar Rhea. “Yaudah iya, jarang-jarang dimarahin Rhea,” keluh Arsha. Ia kini mencoba membuka segel amplop yang berbentuk segitiga dan telah menempel kuat karena lem kertas yang terlihat rapi terlumuri di tiap permukaannya.
9.93.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai kela atuh
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Tunangan, Dinikahi CEO Tampan

Dicampakkan Tunangan, Dinikahi CEO Tampan

“Aku beri kamu satu kesempatan. Tutup mulut dan pergi dari hidup kami. Sebelum aku benar-benar bosan bersikap baik.” Elira terkekeh kecil, “Lucu kamu ngomong seperti itu. Kamu pikir karena sekarang dia mencintaimu, semua orang akan ikut menghormatimu?” “Bukan karena Karel orang menghormatiku. Tapi karena aku Richalle Evelyn Athisa. Putri dari pemilik grup Athisa Internasional.” Ekspresi Elira berubah. Sedikit.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kela atuh
Baca
+Pustaka
Rahasia Si Gadis Cupu

Rahasia Si Gadis Cupu

Kau yang memintanya, Vaughan. Tanpa sepatah kata, Kella berjalan ke arah rak instrumen. Ia mengambil sebuah biola tua yang tersimpan di sudut. Ia memeriksa senarnya, menyetelnya dengan gerakan yang sangat presisi hingga Pak Tomi sedikit tertegun melihat cara Kella memegang bow-nya. Kella berdiri di tengah ruang musik. Cahaya matahari dari jendela besar menyinari kacamata tebalnya, menyembunyikan tatapan matanya yang membara.
4.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai kela atuh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status