Dear Helva
“Bukan sadis lagi, Hel. Dia suka sekali ngutilin Kak Handi, ketua panitia sekaligus ketua BEM, kabarnya Kak Handi yang gak suka sama dia karena tingkahnya yang angkuh dan sombong serta suka mengganggu para mahasiswa.”
Helva hanya diam menyimak penjelasan Clara. Maria sendiri tampak santai saja seolah sudah tahu. Mungkin, hanya Helva sendiri yang tak tahu banyak tentang kampusnya. Dia hanya ingin menuntut ilmu, itu saja tak peduli dengan masa yang indah itu. Dalam pikirannya hanya ada ibunya dan bagaimana cara untuk membuatnya bahagia serta menjadi kakak yang baik untuk adiknya.
“Oh iya, lo harus tahu namanya selain dewi kematian, Clalisa Mia, atau Lisa, dia berdarah campuran. Sekalipun lo ja
Hot Chapters