Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rayhan Story

Rayhan Story

"Maksud lo? Emang yang lo liat disini siapa, kalo bukan gue." "Abisnya lo bertingkah aneh." "Aneh gimana?" "Kayak perkataan lo tadi, lo itu gak pernah kayak gitu, kalo berbuat salah lo gak bakalan sedih ataupun merasa takut. Malah lo itu bakal cari cara buat membujuk orang yang lo buat kesal atau jahili itu agar gak marah lagi, lalu setelah itu lo buat marah lagi, gitu aja terus."
18.0K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as kelakuan
Read
+Library
Suddenly We Got Married (Series 4)

Suddenly We Got Married (Series 4)

“Lain kali dengarkan penjelasanku. Kalau mau marah atau kesal setelahnya, ada alasannya kan.” Karel tak menghiraukan perkataan Ziel. Ia memilih langsung turun dari mobil. Yap, sebuah omelan yang berkedok penjelasan yang diberikan oleh Ziel. Ziel tersenyum melihat sikap Karel yang ia akui jika sikap dia memang masih labil. Bukan tidak dewasa, tapi lebih ke sebuah gamang dalam bersikap. Tiba-tiba baik banget, dewasa. Tiba-tiba ngambekan sampai ia ikut stress mikirin cara buat bikin mood dia stabil lagi.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 266 Times as kelakuan
Read
+Library
MISTERI WANITA REMBULAN

MISTERI WANITA REMBULAN

Dengan posisi menembak Seolah-olah mengetahui gelagat, sang mahluk tiba-tiba memperlihatkan gerakan aneh, sambil mengeram parau, sebelah tangan kera itu di tepuk-tepukkan ... oh bukan. Bukan! tangan itu seperti menunjuk-nunjuk, lalu setelah nya di tepuk-tepukkan dengan keras ke dadanya sendiri. Tak cukup hanya itu sang mahluk melompat-lompat di tempat. Sambil kedua telapak tangannya di ganti menepuk-nepuk kepala. Disertai geram keras dan parau.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as kelakuan
Read
+Library
AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

Alasan 'pertobatan pasca-kematian' adalah perisai kuat yang tidak bisa ditembus oleh logika militer. Namun, bagi Kael, akting wanita ini terlalu rapi. Kata-katanya terlalu puitis, gestur tubuhnya terlalu dibuat-buat. Kael tahu bagaimana rupa orang yang benar-benar trauma karena hampir mati—mereka gemetar, mengigau, dan tatapan matanya kosong. Sementara perempuan di hadapannya ini? Ia justru mengendalikan narasi dengan sangat sadar.
10267 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as kelakuan
Read
+Library
Reefhitch : Echana (Her Runaways)

Reefhitch : Echana (Her Runaways)

tebak Lucas, lawan bicaraku, sambil memiringkan kepalanya dengan wajah sok imut. Sekilas, aku tersentak. Namun, aku segera menguasai diri dan kembali memasang poker face-ku. “Sok tahu.” Melihat reaksiku, Lucas langsung tertawa. “Pasti benar, deh! Nggak mungkin kak Eka, yang biasanya dandan mirip cowok, mau dandan seperti cewek begini kalau nggak ada acara khusus. Iya, kan?” terkanya makin sok tahu. Bahkan, ekspresi yang ia buat terlihat makin menyebalkan dari sebelumnya.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 268 Times as kelakuan
Read
+Library
SELALU SALAH

SELALU SALAH

Salah sendiri, selalu cari masalah. Tiiin Aku sengaja memencet bel lumayan keras, untuk menyapa Mak Ida. "Dasar bocah edan!" Teriaknya, membuatku semakin puas. *** Semakin hari, kelakuan mak Ida semakin menjengkelkan. Ada saja kelakuannya yang membuatku jengkel. Apalagi, aku sekarang sedang mengandung. Usia kandungan yang baru memasuki trimester pertama, membuatku sering susah mengontrol emosi.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as kelakuan
Read
+Library
Relokasi Rasa

Relokasi Rasa

Pengakuan Aileen itu membuat seisi ruangan terdiam. “Menurut Bu Aileen, saya harus percaya kalau Bu Aileen sudah move on? Secepat ini?” “Wah! Pak Bara belum tau ya caranya move on jalur tercepat?” Aileen hampir kehilangan kesabaran. Jadi, ia memilih bangkit dari posisi duduknya dan pergi dari ruangan. Tapi sebelumnya, ia harus menuntaskan ucapannya dulu sambil menatap mata Bara dengan tajam. “Kata orang-orang sih ilfeel, itu jalur tercepat buat move on. Tapi kalo buat saya … jijik.”
1045.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as kelakuan
Read
+Library
Pelangkah Tanpa Syarat

Pelangkah Tanpa Syarat

kata ibu tiba-tiba ia memeluk dan menangis sangat keras di bahuku seolah menumpahkan segala perasaan yang terpendam selama ini karena sering berbuat kasar padaku. Lalu, dia bercerita tentang perasaannya. Sikap kasarnya adalah sebuah pilihan, daripada setiap kali melihatku, dia sedih dan menangis, maka Ibu lebih memilih bersikap galak. Dia memilih itu bukan tanpa alasan, melainkan karena dia pikir itu lebih bisa menguatkan aku. Namun, bila dia memilih menangis setiap kali melihatku, maka justru akan melemahkanku. “Ibuk benar, aku memang lebih kuat karena sikap itu dan aku tidak tahu akan seperti apa diriku, jika terlalu sering melihat ibu menangis saat melihatku!”
104.5K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as kelakuan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status