Pelangkah Tanpa Syarat
kata ibu tiba-tiba ia memeluk dan menangis sangat keras di bahuku seolah menumpahkan segala perasaan yang terpendam selama ini karena sering berbuat kasar padaku.
Lalu, dia bercerita tentang perasaannya. Sikap kasarnya adalah sebuah pilihan, daripada setiap kali melihatku, dia sedih dan menangis, maka Ibu lebih memilih bersikap galak. Dia memilih itu bukan tanpa alasan, melainkan karena dia pikir itu lebih bisa menguatkan aku. Namun, bila dia memilih menangis setiap kali melihatku, maka justru akan melemahkanku.
“Ibuk benar, aku memang lebih kuat karena sikap itu dan aku tidak tahu akan seperti apa diriku, jika terlalu sering melihat ibu menangis saat melihatku!”
Hot Chapters