Lenyap Bersama Kenangan
Saat ini, aku harus mengakui anak muda yang dulu berlutut menaiki ribuan anak tangga untukku, yang tak tidur semalaman karena mengkhawatirkan aku yang sakit, yang rela keliling kota demi mencari jepit rambut kesukaanku, dia sudah tak dapat kembali lagi.
“Nggak perlu, terkadang sesuatu yang hilang harus diikhlaskan saja,” ujarku, kemudian berbalik badan dan pergi.
Di belakangku terdengar isak tangis Yolanda. Ridho seolah ingin mengatakan sesuatu, tapi akhirnya malah mengejar Yolanda keluar.
Aku berdiri di depan jendela, melihat mereka berdua berlari keluar dari vila.
Hot Chapters