Tergoda Jerat Manis Sahabatku
Air dingin segera mengalir dari lubang-lubang kecil itu, seolah mencoba untuk membasuh rasa bersalahnya karena telah mengkhianati suami dan sahabatnya, meski ia sadar, dosa itu tak mungkin luntur hanya dengan sabun dan air.
Setelah selesai dengan ritual pembersihan diri itu, Yudha membopong Wulan menuju ke kamarnya. Di sepanjang perjalanan, perempuan itu tak henti-hentinya mengumbar tawa serta memberi pukulan manja ke dada Yudha.
Sesampainya di kamar, Wulan segera meraih ponselnya yang baru saja berkedip. Ia membuka gawai itu dan melihat ada enam panggilan tak terjawab dan beberapa pesan yang menunggu untuk ia baca.