Di Balik Hujan
tanya Alya sambil menatap wajahku.
“Lho! Iya-ya, kacamataku kemana? Perasaan, sebelum aku berangkat kesini dan sebelum bertengkar dengan Zahir, aku memakainya kok, Al!”
Sontak, aku langsung panik sambil melihat ke sekeliling mencari kacamataku. Pantas saja, sejak dari tadi pandanganku seperti terlihat samar-samar. Ternyata, aku sedang tidak memakai kacamata. Mungkin, karena sedang emosi pada Zahir, jadi tidak terpikirkan olehku kalau aku sedang tidak memakai kacamata. Memang, mataku masih belum terlalu parah. Hanya sedikit samar-samar saja, tapi kalau tidak dibantu dengan memakai kacamata, pandanganku jadi kurang jelas. Ditambah lagi, semenjak sekeloha menengah dulu, aku sudah terbiasa memak
Bab Populer