Balada Perawan Tua
"Apa sih kurangnya aku buat kamu? Kenapa sih kamu dingin banget sama aku? Aku ini pacar kamu loh Babe."
Sebelah alisku naik mendengar perkataan wanita itu. "Saya? Pacar kamu? Kapan?"
Tidak terdengar jawaban dari wanita itu, mungkin ia malu. Lagipula sejak kapan aku mengajaknya berpacaran?
"Babe, kita kan udah dekat." Bukannya menjawab malah jadi kemana-mana, dasar wanita.
"Bisa kamu keluar dari ruangan saya? Saya sedang bekerja bukan sedang bertamasya jadi tidak bisa berlama-lama mendengarkan anda bicara," ucapku dengan suara ketus.