Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

“Ketika pengalaman fana Tuan Muda berakhir, dia tidak akan melupakan saya, bukan?” “Mengapa kamu meminta lebih banyak? Dasar bodoh. Bagi saya, bisa mengikuti Tuan Muda adalah berkah yang luar biasa! Saya tidak bisa membayarnya kembali dalam sepuluh ribu kehidupan!” kata Li Mei dalam hatinya. Permainan kata si penjaga gerbang tombak perak, yang di tandai dengan nomer (1). 1. Gagal mengenali orang penting.
8.910.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai kenapa tuh kira-kira
Baca
+Pustaka
Mengapa Harus Ipar

Mengapa Harus Ipar

Tangan Eros yang lain dengan cekatan menyeret tiga koper sekaligus. "Lihat itu, Papa. Anakmu kalau sudah urusan istri, tenaganya mendadak jadi seperti kuli bangunan," goda Hera sambil tertawa kecil, melirik Lucien. "Melihat kalian sedekat ini, Mama jadi tidak sabar ingin segera menggendong cucu. Jangan-jangan setelah liburan ini, Mama langsung dapat kabar baik?" Celine tersenyum kaku. Wajahnya merona karena gugup, bukan tersipu. 'Cucu? Dari pria yang menyuapi janda di mobilnya?' batinnya miris. "Mama... jangan begitu."
479 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai kenapa tuh kira-kira
Baca
+Pustaka
Gara-gara Jatah Sepuluh Ribu

Gara-gara Jatah Sepuluh Ribu

Kira- kira masak apa ya lur biar suamiku bisa makan enak tapi aku juga bisa jajan, lalu aku disuruh nabung juga sama suami katanya buat biaya persalinan nanti. Aku pencet tombol send pada beranda media sosialku ketika suamiku sudah berangkat kerja dan lagi- lagi dia hanya memberiku jatah sepuluh ribu yang harus cukup untuk segalanya hari ini. Daripada kufikir sendiri lebih baik aku tulis saja di media sosialku barangkali saja mereka punya solusi selain makan tahu tempe yang kata suamiku dia bilang bosan sehingga aku dikata istri yang bodoh.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kenapa tuh kira-kira
Baca
+Pustaka
PERMINTAAN GILA KAKAKKU

PERMINTAAN GILA KAKAKKU

“Terserah.” Dia tersenyum dan mengangguk lalu kami malah kikuk. Lengang. “Kenapa, Andre?” Aku melanjutkan setelah lama terjeda. “Kenapa apa?” “Kenapa aku?” Kami bicara dengan sama-sama menunduk. “Aku juga gak tahu. Arah hati sulit ditentukan akal.” “Aku janda. Udah punya anak juga.” “Aku gak masalah.”
10148.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai kenapa tuh kira-kira
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
dhee_n@
ini statusx msih bersambung thor, apa ad kemungkinan masih ad lnjutanx thor? stdakx bonchap msh mw lht daffa menmbal sobekan2 RTx, membahagiakan kel kclx aplg risa msh trauma smpe ad adekx cila thor... berkali2 ulang bc ttp sj nyesek... yok bs thor...
Eni Rahayu
seru banget ceritanya,,,, tambahin lagi hall babnya, kuarng puas bacanya kalau cuman 4 bab tiap harinya,,, soalnya bagus banget ini cerita, selalu aku update trs tiap jam, sangking nggak sabaranya aku dengan cerita selanjutnya......
Baca Semua Ulasan
Kita Tidak Berjodoh

Kita Tidak Berjodoh

tanya Una melihat gelagat anaknya yang tak enak dilihat. "Gak, Ma. Lagian udah gak ada kegiatan apa pun selain menunggu pengumuman dari dosen. Dania minta teman W* aja kalau ada apa-apa. Hari ini lagi malas ke kampus. Nungguin kabar," sahut Dania ketus. "Ya ampun, biasa aja kali wajahnya, Nak. Terus apa yang bikin wajah cantik anak Mama cemeberut gitu? Apa Chandra berbuat ulah?" goda Una pada putrinya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai kenapa tuh kira-kira
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

"Kamu kok bilang kaya gitu?" "Kenapa emang? Enggak suka?" Kirania balik bertanya. "Aku tahu sesuatu kali soal Tante. Jadi enggak usah sok baik." "Sesuatu apa maksud kamu, Kiran? Tante enggak paham."
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 786 kali sebagai kenapa tuh kira-kira
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan Tukang Sol Sepatu Biasa

Suamiku Bukan Tukang Sol Sepatu Biasa

Mita seketika mengerutkan kening karena heran sementara Tina berkata, “Loh, kok nggak jadi, Mbak?” Kirana mengangguk, “Iya, nggak jadi. Lebih baik kita ngobrol hal-hal yang santai aja daripada yang, lagi bola kan kita juga nggak tahu kapan kita bisa ketemu lagi.” Kirana tersenyum hangat pada Mita dan dirinya hampir saja melanggar sebuah alasan pribadi yang seharusnya tidak pernah dia tanyakan pada Mita. Dia merasa bila jika dia bertanya secara mendalam mengenai tujuan Mita, itu sama halnya dengan dia mengorek informasi tentang hal yang bisa saja tidak boleh diketahui oleh dirinya.
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 872 kali sebagai kenapa tuh kira-kira
Baca
+Pustaka
Setitik Nila

Setitik Nila

“Rumit.” “Nggak rumit kalau Tante mau jujur sama diri Tante sendiri.” Mila menyayangkan, Kirana masih saja berkelit dengan perasaannya sendiri dan selalu menghindar dari pembicaraan perihal Gavin. “Kenapa kamu ngotot banget Tante jadian sama papamu?” Kirana terkekeh melihat kegigihan Mila.
1037.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kenapa tuh kira-kira
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Maria Adjah
sedikit menguras emosi... walau agak ringan dari novel² mbak kanita yg lain nya... tapi tetap alurnya selalu buat penasaran... selalu suka buku² yg d tulis mbak kanita... semangat terus mbak kanita menulis buku² yg lain... aq selalu menunggu karya karya mu yg terbaru mbak...
Meilia
baru kali ini q baca karya mba yg lagi on going, karena sebelumnya q baca yg UD end, tapi baru baca awal aja Uda nyandu pengen terus .. suka sama alurnya, gaya bahasa , tema ny juga menarik dn g bikin bosen... d tunggu typ hari update an nya mba, mg pak djiwa sama nila happy ending pokoknyaa harus.
Baca Semua Ulasan
Bodyguard sang Pewaris Cantik

Bodyguard sang Pewaris Cantik

"Rapi sekali mau kemana?" Maura menoleh saat Kira, teman satu kosnya menegur dirinya. "Ada urusan, Kir." "Kencan, ya?" "Ah tidak, ini urusan kantor." "Yasudah, hati-hati ya." "Iya, Kira. Pergi dulu ya."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kenapa tuh kira-kira
Baca
+Pustaka
Aku (Bukan) Gadis Pemuas

Aku (Bukan) Gadis Pemuas

"Kalau kamu menurut, saya juga tidak akan memaksa kamu, Kira." "YA TAPI KENAPA HARUS SELALU KIRA YANG DENGERIN KALIAN?! SEMENTARA KALIAN GAK PERNAH SEKALIPUN MENGHARGAI APA YANG KIRA MAU! DASAR EGOIS!" teriak Kirania, tidak tanpa peduli sekarang ia ada dimana. Dadanya bergemuruh naik turun.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kenapa tuh kira-kira
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status