Perawan Untuk Om Duda
“Bodo amat! Siapa suruh cancel-nya mendadak, suruh cari pemateri lain aja sana! Mau dibayar sepuluh kali lipat pun, gue ogah meras otak cuma buat launching produknya mantan!”
Tutt!
Bugh!
Selma membanting ponselnya ke kasur. Saat berbalik, wajahnya langsung menubruk dada bidang Panji. “Ngagetin aja, sih! Ngomong, kek, kalau udah di sini!” serunya, masih bernada ngomel.
“Ssst! Mending tidur sana, daripada ngamuk-ngamuk nggak jelas!” suruh Panji.