Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Fitnah Di Hari Pernikahanku

Fitnah Di Hari Pernikahanku

“Kamu justru bagian yang paling penting di dunia itu, sayang.” Kirana akhirnya melirik, sudut matanya mulai berkaca-kaca. “Kamu yakin? Karena aku cuma perempuan biasa yang jatuh cinta sama laki-laki yang ternyata bukan biasa,” ucapnya penuh makna di akhir kalimat. Dirga senyum tipis. “Mungkin aku nggak biasa, tapi cuma sama kamu aku ngerasa jadi manusia biasa. Menjadi manusia normal tanpa ada embel-embel lain.”
9.329.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang kerana dia manusia biasa
Read
+Library
PERHIASAN DI DALAM TAS KERJA SUAMIKU

PERHIASAN DI DALAM TAS KERJA SUAMIKU

Menatapku tajam. "Ya, beda dong, Mas. Jangan samakan aku dengan Tuhan. Tuhan itu maha segalanya, sementara aku hanya manusia biasa yang lemah dan penuh kekurangan! Punya rasa marah, kecewa, sedih, dendam dan emosi. Itulah hakikatnya seorang manusia biasa yang tak luput dari kekurangan dan keterbatasan!" "Aku bukan Tuhan yang maha segalanya. Jadi kalau aku marah, sakit hati dan kecewa sama perbuatan kamu, wajar ... karena aku hanya manusia biasa, bukan Tuhan Mas!"
1022.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 605 Beses bilang kerana dia manusia biasa
Read
+Library
Sentuhan Pria Dewasa

Sentuhan Pria Dewasa

kata Arkana pelan, “kalau kamu takut, kamu bilang. Jangan dipendem.” “Janji?” “Janji.” “Kamu juga.” “Aku?” “Iya. Kamu juga jangan pura-pura kuat terus.” Arkana terdiam sejenak. “Aku memang terbiasa kuat.” “Aku nggak minta kamu jadi lemah.” “Terus?” “Aku cuma mau kamu jadi manusia normal.” Arkana tersenyum kecil. “Kamu bikin aku jadi manusia tiap hari.”
1054.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang kerana dia manusia biasa
Read
+Library
Cinta ke Dua Pak Direktur

Cinta ke Dua Pak Direktur

"Dia memang penyanyi, manggung di kafe-kafe atau tempat hiburan semacam. Gadis yang sedikit aneh, berdiri di jalan sambil berteriak seperti orang kerasukan. Kemudian dia menangis setelah membuang sepatunya. Bukan cuma cengeng, dia juga suka memaki orang." "Kau bersimpati padanya?" "Simpati apa? Secuil dari rasa kemanusiaan, apakah salah?" "Ini tidak kebiasaanmu, Juna. Kau tidak akan mau repot-repot mengurusi masalah orang lain. Aku ragu saat Paman Beno menyebut dirimu sebagai pelaku utama, tapi kau sama sekali tidak menyangkalnya."
101.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 66 Beses bilang kerana dia manusia biasa
Read
+Library
7 TAHUN SETELAH MENJANDA

7 TAHUN SETELAH MENJANDA

"Untung Kak Arsen jeli. Kalau nggak, entahlah. Hanya heran, kok, ada ya, orang dengki, jahat dan tegaan gitu ke aku. Salahku apa?" "Di dunia ini, ada banyak jenis manusia. Ada yang suka dengan kita, ada juga yang tak suka. Normal sih kehidupan seperti itu. Kita juga nggak bisa paksain semua orang untuk mencintai kita. Betul?" Hana menerbitkan senyum dan memberi dua jempol ke arahnya ketika wajah teduh pria berkemeja putih itu menyelesaikan untaian kalimatnya.
9.6182.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.4K Beses bilang kerana dia manusia biasa
Read
+Library
Penakluk Cinta Sang Dosen

Penakluk Cinta Sang Dosen

Keadaan itu semakin membuatnya salah tingkah. “Ini bukan kuku jelek. Ini adalah bukti bahwa aku seorang manusia. Bukan seorang bidadari. Bidadari makhluk sempurna tanpa ada cacat. Manusia biasa mempunyai kekurangan. Ini adalah kekuranganku.” Indra tersenyum. Caca tidak berusaha untuk menarik tangannya, pengangan tangan Indra masih merekat di tangannya. “Kamu setelah lulus mau kemana?”
104.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 187 Beses bilang kerana dia manusia biasa
Read
+Library
Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

"Jangan salahkan aku. Aku hanya mengatakan hal yang benar. Kamu sudah membuat temanku menderita, jadi kenapa aku harus diam?" Adiba mulai membela diri, karena dia merasa semua yang dilakukannya adalah benar. Terlepas apakah itu adalah urusannya atau bukan. "Jangan merasa menjadi pahlawan, Adiba. Kamu itu hanya wanita biasa, seorang gadis yang nggak laku dan tidak pernah berurusan dengan cinta. Iya, kan? Aku tahu semuanya. Kamu sampai sekarang masih bekerja dan aku yakin pria di luar sana juga berpikir ulang untuk mendekatimu atau karena takut sebab sifatmu yang memang seperti ini."
9.7257.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 6.2K Beses bilang kerana dia manusia biasa
Read
+Library
CEO Tampan Mencari Istri Salihah

CEO Tampan Mencari Istri Salihah

Akash POV – Wanita Itu Bukan Biasa Oh, God ... Sungguh, dia bukan wanita biasa. Apa yang tadi kulakukan bukan sekadar pelampiasan, itu adalah ujian. Aku ingin tahu seberapa jauh Shinta akan melangkah. Dan ternyata—dia bahkan siap melangkah terlalu jauh.
106.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 198 Beses bilang kerana dia manusia biasa
Read
+Library
Diam-diam Cinta

Diam-diam Cinta

Dan keanehan itu saja sudah membuat Arkana jengkel. Arkana yakin kalau dirinya tidak sirik. Arkana Kana juga perempuan yang berbakat (di bidangnya). Dia cantik (menurut delapan puluh persen orang yang sudah ia temui dalam hidup dan riset yang tidak dilakukan oleh Oxford tentu saja). Arkana gadis yang cuek, ia bicara apapun yang ada di kepalanya, nyaris tanpa beauty filter. Dan itu sudah cukup menjelaskan sifatnya yang manusiawi, karena semua orang haruslah punya kelemahan. Terlebih, ia tidak akan memuji diri sendiri dan membuat dirinya terlihat sama dengan Cantra Bhuana.
109.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 301 Beses bilang kerana dia manusia biasa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status