Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

"Aku menyebutnya 'The Unseen Gallery'. Tempat di mana ide-ide yang dianggap 'salah' atau 'jelek' oleh orang-orang di dunia nyata dibuang. Kapal krayonku adalah satu-satunya yang berhasil kabur sebelum dihapus." Lia, yang kini mampu membaca pikiran semesta tanpa perlu membuka buku, merasakan getaran hebat dari teropong itu. "Nara, ini adalah anomali yang berbahaya. Jika ada galeri untuk ide yang dibuang, berarti ada penjaga yang merasa dunia nyata telah menghina ciptaannya. Ini bukan lagi soal pembusukan naratif biasa, ini soal 'The Creative Rebellion'."
713 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai khayalan
Baca
+Pustaka
GUTEN TAG, MOMMY!

GUTEN TAG, MOMMY!

Shawn Mendes - Imagination Maafkan kalau lebih banyak narasi, daripada percakapan. Aku mau kasih tahu kalian, gimana perasaan mereka. Sorry kalau semakin membosankan. _______________________________ Apa memeluknya lagi hanya lewat khayalanku? Hanya lewat mimpiku? Sedikitpun aku tidak pernah melupakannya. Dua tahun berlalu, setiap hari aku dihantui rasa bersalah, rasa takut, penyesalan, mati rasa. Semua hal kurasakan. Aku benar-benar seperti mayat hidup, tak ada daya dan juga upaya untuk bangkit dan move on. Sedikitpun tak ada usaha untuk melupakannya, karena kurasa aku takkan bisa melupakannya.
1038.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai khayalan
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Refars Becky
ahhh aku dh nebak pasti sumber konflik tuh c alicia....gerald katanya cm nafsu k rara aja....c alicia pun d garap jg.... jgn jadiin rara liar dan gampangan mak gara gara konflik ini...jadiin dia wanita indonesia yg punya harkat dan martabat tinggi.....????
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Crystalville : Hukuman, Doff dan Pintu Gerbang Crystalville

Crystalville : Hukuman, Doff dan Pintu Gerbang Crystalville

Entah orang menyebut ini kelainan atau bukan, seorang Ome sama sekali tidak pernah melakukan sebuah lamunan. Ome terlalu realistis dan selalu menggunakan logika yang berlandaskan kenyataan dan tidak suka menghubung-hubungkan sesuatu dengan mimpi atau khayalan. Tetapi itu tidak berlaku ketika Ia menggunakan imajinasinya untuk memecahkan atau menghubungkan dengan kejadian fisika di saat-saat tertentu.
613 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai khayalan
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Sang Gadis Desa

Perjalanan Waktu Sang Gadis Desa

Jika sebuah khayalan membuat seseorang nyaman dalam menjalani hidup, itu lebih baik daripada memikirkan masalah yang tak kunjung usai tanpa mencaritahu bagaimana solusinya. ~ TAMAT ~
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai khayalan
Baca
+Pustaka
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Ia kembali melanjutkan pekerjaannya tanpa sepatah kata. Elian, yang kini kehilangan tenaga untuk merenung lebih jauh, membiarkan matanya terpejam. Pikiran yang berputar perlahan menghilang, digantikan oleh kegelapan yang menenangkan. Tidur mulai menyapanya, membawa dia menuju mimpi yang aneh namun terasa begitu nyata. ***
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai khayalan
Baca
+Pustaka
 Cinta dalam Bayangan Hutang

Cinta dalam Bayangan Hutang

kata Ara pelan, memecah keheningan, “aku selalu berpikir hidupku akan seperti cerita dalam novel. Sederhana, bahagia, tanpa terlalu banyak drama.” Adrian tertawa kecil. “Dan sekarang?” Ara tersenyum tipis. “Sekarang aku merasa hidupku seperti film thriller. Penuh ketegangan, dan aku tidak tahu kapan akhirnya.” Adrian menatapnya dengan lembut. “Setiap cerita punya akhirnya sendiri, Ara. Tapi aku percaya, akhir kita akan bahagia.” “Apa kau benar-benar percaya itu?”
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai khayalan
Baca
+Pustaka
Bos Cantik Pemicu Khayalan Nakal

Bos Cantik Pemicu Khayalan Nakal

Jarinya menggambar lingkaran di dadaku. "Iko, menurutmu ... aku akan benar-benar hamil?" Dia bertanya pelan, nadanya bahkan mengandung sedikit harapan. Aku mengusap rambutnya, tersenyum. "Kalau hamil, justru bagus. Bukankah bos memang ingin punya anak? Nanti kalau lahir, itu dianggap anaknya. Nggak bakal ada yang tahu." Acha terdiam sejenak, lalu tiba-tiba mengangkat kepala dan menatapku dengan ekspresi rumit. "Kalau ... kalau yang lahir itu anakmu, kamu mau bawa kami pergi?"
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai khayalan
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Lalu dengan satu kata, dia menghempas angan ke dasar jurang kekecewaan. Dayu? Siapakah sebenarnya dia. Aku cukup paham bahwa di saat-saat tertentu, ODS memang sulit membedakan antara realita dan khayalan. Pikiran bawah sadarnya kadang mencuat ke alam sadar. Tapi kenapa nama itu malah terlintas di saat-saat kami tengah mereguk madu asmara. Ada kemungkinan karena mereka pernah berada di situasi yang sama. Bercinta!
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai khayalan
Baca
+Pustaka
Harapanku

Harapanku

Pikiran itu yang saat ini menghantui pikirannya dan dengan hati nya merasa gelisah. Air hujan sudah mulai turun membasahi bumi, suara petir menyambar dan saling bertautan. Langit pun terlihat gelap gulita seakan mau runtuh. Tak ada lagi cahaya matahari yang akan menyinari bumi, semua sudah tertutup dengan awan hitam yang mengepul.
2.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai khayalan
Baca
+Pustaka
Kafan Hitam

Kafan Hitam

ujar Ki Jalu, “tapi, maraneh (kalian) kudu inget kalau si Atim, si Jaja jeung Kiai ti pesantren boga kamungkinan bisa ngagagalkeun pagar gaib ieu.” Beberapa pocong tampak melompat-lompat di sekeliling jembatan, sedang sisanya melompat dari satu atap rumah ke atap rumah lain, juga dari satu pohon ke pohon lain. Mahluk-mahluk berkafan hitam itu berlagak seperti manusia yang tengah berada di taman bermain, berteriak kegirangan dengan suara memekik, juga meraut ekspresi bahagia di wajah mengerikan mereka. Setiap kali mereka mendekat ke arah kumpulan Kalong Hideung, mereka akan terpental mundur.
9.774.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai khayalan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status