Orang Ketiga
Suara bariton daddy terdengar dingim.
Evrard tidak langsung menjawab hanya menatap daddynya lekat.
“Karena kalau belum berarti hanya buang-buang waktu saja kami mendengarnya,” sambung daddy lagi yang tegas penuh wibawa.
“Aku mau diskusi Dad … aku ingin memberitahu banyak hal, aku telah membunuh neneknya Lula, darah daging aku sendiri dan bila memang Lula juga berhasil dihabisi oleh Sienna maka aku telah membunuh tiga orang karena kesalahanku.” Mata Evrard berkata berkaca-kaca sambil menatap kedua telapak tangannya lantaran menganggap kalau neneknya Qailula dan calon anaknya telah mati di tangannya, dia yang menyebabkan kematian mereka.