Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Tentang Bahagia Arini memperhatikan pantulan dirinya di depan cermin. Kebaya berwarna hijau sage dengan kain batik yang membelit tubuh bagian bawahnya tak membuat dirinya berpuas diri. Matanya berkaca-kaca saat berkali-kali memutar dirinya di depan cermin. Kehamilannya di usia sembilan bulan ini membuat berat tubuhnya melonjak drastis. Pipinya membulat sempurna, belum lagi dagu yang seolah berjumlah dua hingga membuat dia kesusahan mengenakan kerudung untuk menutupi mahkotanya.
998.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai kimetsu no yaiba kanao
Baca
+Pustaka
KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH Written by David Khanz Part 1 ——————————————————— "Sial!" rutuk seorang lelaki di pinggiran jalan begitu turun dari tunggangan kuda besinya. Dia menatap geram pada ban kempis kendaraan tersebut dengan perasaan kesal. Dengkus pria bernama Rehan itu beberapa kali terdengar, lengkap bersama decak kerucut bibirnya yang hitam di dalam kegelapan.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kimetsu no yaiba kanao
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

tanyanya seraya mendekatkan wajahnya pada Kinan. "Kalau dia tampan kurasa tidak masalah," sahut Kinan seraya menjauh dan melipat kedua tangannya di dada. "Lagi pula dia temanku, mungkin kami akan lebih terlihat cocok." Noah merasa tidak percaya, selera Kinan cukup rendah ternyata. Lihatlah pria itu, ia lebih terlihat seperti seorang wanita. Bibirnya terlihat sangat berminyak, Noah curiga pria itu memakai pelembab bibir terlalu banyak. "Baguslah, pekerjaanku akan lebih cepat selesai."
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai kimetsu no yaiba kanao
Baca
+Pustaka
Ksatria Katana Kembar

Ksatria Katana Kembar

Ragma terpaku, terkesima. Di dalam kotak itu terbaring sepasang katana kembar, hitam legam, mengkilat indah. Utomo mengangkatnya satu per satu, lalu menyerahkannya kepada Ragma. Pemuda itu segera berdiri sambil memegang salah satu katana tersebut. Sriing!! Ia mengeluarkannya dari sarung. suara desingnya terdengar keras, tajam, dan berwibawa. Utomo kemudian memberikan satu katana kembar lainnya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kimetsu no yaiba kanao
Baca
+Pustaka
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Pak Orochi melangkah pelan untuk mengambil satu saja katana yang sedikit berkarat sebab Isae jarang merawat katana peninggalan sang ayah. “Pak Orochi, tolong kembalikan katana itu,” pinta Isae setelah berhasil menyusul langkah cepat Pak Orochi. “Tidak Mishima, aku pinjam katana ini.” “Untuk apa? Dan namaku Isae!” “Membunuh Rogiku.” Mata Isae membulat lebar. “Ke .... kenapa?” “Dia yang membunuh Naoki. Ayo Mishima, bantu aku.”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kimetsu no yaiba kanao
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

“Iya, saya memang singa liar, dan akan semakin liar jika ada yang berani mengusik saya.” “Jangan sombong kamu, aku bisa saja membuangmu dalam satu jentikan jari, aku bisa membuatmu tidak bisa bekerja di mana-mana kalau kamu bertindak keterlaluan Hayu!” seru Bu Ayu putus asa, dia selalu saja mendapat jawaban dan bantahan dari Hayu. Dia yang biasa menang, kali ini hampir tak berkutik menghadapi Hayu.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai kimetsu no yaiba kanao
Baca
+Pustaka
GEISHAKU KARMILA

GEISHAKU KARMILA

Sangat aneh. Perlahan Kazumi sudah memperlihatkan sebilah pedang samurai. Sontak membuat Hayato sampai terkencing-kencing. Dua bola matanya sampai bergetar. Dia tahu Kazumi pasti akan membunuh dirinya. "Bunuh saja aku, setan! Jangan kau siksa seperti ini!" Kazumi pun beranjak dari tubuh Kapten Hayato Kenji. Hanya dalam sekejap. Pakaian kimono itu telah menempel rapi di tubuhnya.
1023.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 846 kali sebagai kimetsu no yaiba kanao
Baca
+Pustaka
Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Dan tak lama kemudian, aku kembali ke aula sambil mengelap tanganku dengan sapu tangan tanpa Nozomi disebelahku. "Kemana Nozomi-san, Kanaya-san?" tanya Canis. "Dia kelelahan, makanya aku suruh dia beristirahat," jawabku "Namun kenapa pipi sebelah kirimu berwarna merah Kanaya-san? Apa bayangan Lucifer tertancap dipipimu?" tanya Takumo "Oh ini, ini karena tadi diluar panas sehingga kulitku merah," jawabku dengan tersenyum sambil memegang pipiku.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai kimetsu no yaiba kanao
Baca
+Pustaka
Terperangkap Cinta Tuan Muda

Terperangkap Cinta Tuan Muda

“Lihat saja nanti, Nona Hanako Rin Sudo. Kau akan segera melahirkan beberapa anak dariku. Lihat dan tunggu saja. Tak akan lama lagi.” Senyum misterius Ryoma Otsuka benar-benar menakuti Hanako. Sebulir keringat meluncur deras dari dahinya. Sekujur tubuhnya terasa lemas seperti dia kehilangan tulang-tulang di dalam tubuhnya. Melihat Hanako Rin Sudo yang pucat pasi dan membelalak ketakutan membuat Ryoma Otsuka merasa sangat puas. Senyumnya melebar seiring gairah yang bergejolak bertambah besar. Tanpa mengatakan sepatah kata apa pun lagi, Ryoma Otsuka kemudian melepaskan wajah Hanako dan menarik tubuhnya yang menindih Hanako. Kemudian dia berbalik dan pergi dengan penuh kemenangan. Meninggalkan
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai kimetsu no yaiba kanao
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status