Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
HURT

HURT

Satunya berambut panjang dicat pirang dan satu lagi berambut model bob sedagu dicat merah marun. “Beruntung sekali, ya, gadis yang menjadi adik tiri Joon Oppa[1]?” komentar gadis berambut pirang. Gadis berambut merah marun mengangguk setuju, lalu menopang dagu dan mendesah berlebihan. “Seandainya saja itu aku ...,” gumamnya dengan nada kecewa. “Setiap hari aku bisa bertemu dengannya tanpa ada yang menghalangi. Kami makan bersama, bercengkerama, dan aku bisa bermanja-manjaan pada Joon Oppa sepuasnya. Ah ... hidupku akan lebih indah kalau bisa seperti itu.”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai knotted
Baca
+Pustaka
Konspirasi

Konspirasi

Kediaman markus johan Bunga Teratai di kolam taman mulai merekah dan saling memancarkan keindahan, dua ekor kunang kunang tengah berputar putar diatasnya, seakan mereka tengah menari dan mengikuti irama bunyi katak yang bersahutan.
9.96.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai knotted
Baca
+Pustaka
K E Y

K E Y

Belum lagi, aku adalah anak kesayangan Bubun yang cantik jelita. Sebentar aku katakan satu lagi, kali ini aku serius, setelah Bang Ravi duduk diantara Akmal dan Julian, aku melihat ada yang berbeda dari cara Bang Ravi berjalan, kakinya sedikit membiru, aku pun melangkah maju untuk memastikan kalau penglihatanku masih waras. Aku sedikit berjongkok, menunduk sambil memperhatikan pergelangan kaki Abangku yang memang sedikit bengkak. Aku tidak tinggal diam, aku mencoba memeriksanya, padahal sudah sangat hati-hati tapi tetap saja, Bang Ravi malah menarik rambutku begitu keras, kan, sakit!
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai knotted
Baca
+Pustaka
Castle

Castle

Akan tetapi, terkadang aku membuka mataku secara sembuyi tanpa kelihatan olehnya. Dia menghembuskan napas. Aku rasa dia sedang kesal. Lalu dia mengambil sebuah kain, dan berdiri di belakangku. Tangannya memutar ke hadapanku dan menutup kedua mataku dengan kain yang dia genggam. Kemudian dia mengikatnya dengan perlahan-lahan. Ikatan ini tidak terlalu kencang, sehingga aku tidak merasa tekanan yang sangat kuat menekan kedua bola mataku. Namun, tidak juga terlalu longgar, sehingga aku tidak bisa melihat apa yang ada di sekililingku.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai knotted
Baca
+Pustaka
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

"Yahh lumayan sih, oh ya gimana kabar lo, Za?" Kanza, wanita itu mengangguk. "Baik sih, stress kerjaan aja sih." "Ohh terus kenapa potong rambut?" Kanza memegang rambutnya, "Ini? Sumpek aja sih mana rontok Mas kalo panjang, soalnya sering diiket." "Owh bukan karena hal lain ya? Kayak buang sial misalnya?" Pertanyaan Seno membuat Kanza terdiam lalu ia memilih mengambil minum dan menyeruputnya pelan.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai knotted
Baca
+Pustaka
Love

Love

Bersambung. Please koment ya.... 😊😊😊😊
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai knotted
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Aura Lika eresthusser6
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai knotted
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

Helena mengingatkan saat Felix mulai menyentuhkan ujung lidahnya pada salah satu puncak bukitnya yang telah menegang. “Nyeri?” Pertanyaan Felix langsung diangguki oleh Helena. “Sedikit lebih bengkak dari biasanya,” komentarnya setelah memerhatikan sekaligus meremas benda kenyal milik Helena tersebut. “Aku akan memberikan mereka pijatan yang lembut,” imbuhnya. ***
9.838.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai knotted
Baca
+Pustaka
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

Dengan rangkulan yang semakin erat, Ganesha diam di tempatnya dan mengalihkan pandangannya kewajah Ganindira yang sangat menawan. Gaun hitam sexy yang menampilkan bahu mulusnya membuat penampilan Ganindira sangat sempurna di mata Ganesha. Satu fakta yang Ganesha baru tahu adalah, manik Ganindira berwarna violet, bukan hazel saat pertemuan mereka yang pertama. awalnya Ganesha tidak menyadarinya, namun saat masuk kedalam kamar dimana Ganindira di hias, disitulah Ganesha tahu kalau Ganindira memakai kontak lensa untuk menutupi manik matanya yang indah. Saat Ganindira mau memakai kontak lensanya, Ganesha mencegah dan melarangnya karena Ganesha mau menunjukan pada dunia betapa cantiknya mata tuna
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai knotted
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status