TEMAN WANITA AYAHKU
Bintu Hasankunci ternyata belum siap akutuhan tolong aku ku tak dapat menahan rasa di dadakumengapa belum siap aku kehilangan dirimukarena kamu aku rela menunggu
“Itu karena kamu cuma fokus nyerang, padahal catur itu bukan soal gebuk duluan, tapi soal sabar nunggu lawan salah langkah.”
May mengangguk pelan. “Iya, dan biasanya aku baru sadar udah dikepung pas Bunda geser menteri pelan-pelan ke pojok. Tinggal satu langkah, habis aku.”
“Catur itu soal ngatur napas. Kamu bisa punya pasukan lengkap, tapi kalau pikiranmu ribut, kamu tetap kalah.”
“Padahal aku pikir aku pinter, Bun.”