Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Kotak besi berstempel nama pribadi Ibu Widya itu jatuh menghantam lantai semen dengan keras, membuat penutup slotnya terbuka lebar hingga seluruh isinya berhamburan keluar. Sepasang mata Juna seketika melotot sempurna dengan mulut yang melongo komikal menatap benda-benda aneh yang kini berserakan di atas lantai semen yang kotor. Kotak itu bener-bener berisi beberapa mainan dewasa (sex toy) berbahan silikon kenyal berukuran jumbo berwarna merah muda beserta tumpukan dokumen hobi rahasia milik Ibu Widya yang sangat liar.
89.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai kotak mainan
Baca
+Pustaka
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

ucap Jaka mengangguk dengan sedikit agak pucat. Dimas menepuk bahunya. “Tenang, Jak. Ini bukan boneka santet. Ini boneka sayang.” Briga melangkah maju, lalu mengeluarkan sesuatu dari balik jubah militernya yaitu sebuah kotak logam hitam seukuran koper kecil yang penuh tombol – tombol berwarna dengan layar sentuh di tengah yang menyala.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai kotak mainan
Baca
+Pustaka
Istri Kedua yang Tersakiti

Istri Kedua yang Tersakiti

Roni mengangguk ramah pada Jelita sebelum berjalan ke ruang tamu, masih menggendong Raditya. "Lihat nih, Kakek bawa apa?" ujar Roni, menunjuk beberapa kotak besar yang dibawa sopirnya. Mata Raditya langsung berbinar-binar. "Wah, apa itu Kek?" "Coba buka sendiri," Roni menurunkan Raditya, yang langsung berlari ke arah kotak-kotak itu. Dengan semangat, Raditya membuka kotak-kotak tersebut satu per satu. Matanya semakin melebar setiap kali ia menemukan mainan baru.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai kotak mainan
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Dalam benak Arletta masih memikirkan orang misterius yang mengirimkan paket untuk putranya. Saat Arletta tiba di kamar Keanu—mata Arletta melebar terkejut melihat kamar Keanu penuh dengan mainan. Mulai dari robot, mobil kecil yang bisa Keanu naiki, dan masih banyak mainan lainnya. Tentu mainan-mainan itu sangat mahal. Arletta tak pernah mampu membeli mainan sebanyak dan semahal yang ada di hadapannya itu.
1046.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kotak mainan
Baca
+Pustaka
Keenan Dan Killa

Keenan Dan Killa

Tubuhnya membungkuk dan mengambil sebuah kotak di bawah tempat tidurnya. “Ternyata masih ada di sini.” Seru Keenan sambil memangku kotak tersebut. Ia kini membuka kotak yang selama ini ia simpan. Di dalamnya ada sebuah mainan berbentuk mahkota berwarna emas dan Tiara berwarna silver. Di dalam kotak itu juga terdapat sebuah foto ia dengan seorang anak kecil yang tak lain adalah Killa. Keduanya terlihat menggemaskan ketika memakai kostum menyerupai raja dan ratu.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kotak mainan
Baca
+Pustaka
Sentuhan Dahsyat Dokter Midas

Sentuhan Dahsyat Dokter Midas

“Kotak sekecil itu? Pasti gantungan kunci!” Tomi menatap dengan sinis. “Kalau cuma manik-manik murah, jangan memalukan.” Midas memutar kotak itu di jari telunjuknya dengan santai. “Siapa bilang murah? Ini mahal.” “Tunjukkan!” seru Tomi. Midas mengangkat kotak itu lebih tinggi, lalu menatap Alma. “Tapi khusus untukmu dulu.” Alma menegang. “Apa maksudmu?”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai kotak mainan
Baca
+Pustaka
PENGGARIS SEGITIGA

PENGGARIS SEGITIGA

bentuknya memang seperti coklat dengan garis-garis guratan ikonik khas coklat potong. "Ok, sepertinya aku mulai mengerti." "See? Itu namanya lomba nyinyir kak... Dulu Cat suka main bareng temen-temen kalau boring dengerin presentasi." "Ok, sekarang giliranku! Bangunan utama yang di tengah... bentuknya seperti... PlayStation 5." "Hmmmffff...," gumam Cat sambil menahan tawa. "Ayo Cat! Ini permainanmu bukan? Ayo cepat, pikir, atau kamu akan kalah!" sahutku untuk menantang anak itu.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai kotak mainan
Baca
+Pustaka
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

“Kak Caden!” Kening Caden berkerut. Tatapannya terus tertuju pada sisi kotak. Demi keamanan, kotak dilengkapi dengan kata sandi dan dibuat dengan bahan yang sangat langka. Meskipun dibanting, kotak tetap tidak akan terbuka. Jangankan 20 tahun silam, kotak ini juga tergolong canggih pada zaman sekarang ini. Caden mengambil kotak untuk melihat dengan saksama. Ada selembar memo dengan 2 baris kalimat yang ditempel di bagian belakang kotak.
9.51.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.0K kali sebagai kotak mainan
Tampilkan Ulasan (177)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Istri yang Tak Dianggap

Istri yang Tak Dianggap

kata kasir itu dengan kedua tangan yang sibuk mengoperasikan alat pembayarannya dan memasukkan kode barcode yang terdapat pada mainan barbie serta berbagai perlengkapan lainnya. Tetapi di luar dugaan, lelaki itu kembali mengangkat tangan kirinya yang tengah memegangi kotak besar berisi sebuah robot karakter transformer berwarna kuning. Kasir itupun kembali menyeringai seraya mengangkat kotak besar tersebut. "Pilihan anda tepat sekali, Tuan. Robot ini memang keluaran terbaru dan hanya ada beberapa saja di kota ini." Dion hanya tersenyum tipis, ia pun sama sekali tidak menyangka karena akhirnya membelikan mainan itu.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kotak mainan
Baca
+Pustaka
Janu: Tahap Awal

Janu: Tahap Awal

"Ini kotak apa kak?" "Ini aku pinjam dari pusat penempaan. Aku lupa namanya, tapi kotak ini sangat sakti. Kotak ini bisa menyimpan apapun di dalamnya seberapapun jumlahnya. Lalu apapun yang ada di dalamnya, apabila dikeluarkan, maka kondisinya akan tetap sama seperti ketika dimasukkan. Kotak ini pun ukurannya kecil, jadi gampang dibawa kemana mana." Setelah semua urusan beres, ketiga remaja itu sepakat untuk membantu Rakawan menumpas masalah yang dihadapi Masin.
9.135.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kotak mainan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status