Pengamat Takdir: Pemegang Kendali Tersembunyi
Suara itu menggema di antara keheningan, seperti jeritan bangunan yang hampir runtuh.
Udara di dalam minimarket itu lembab, bercampur dengan aroma debu dan sesuatu yang membusuk. Rak-rak berkarat masih berdiri, meski sebagian besar telah kosong. Aku berjalan perlahan di antara lorong-lorong, mataku menyapu setiap sudut. Di salah satu rak, aku menemukan sebungkus makanan kering. Plastik kemasannya kusam, tetapi isinya tampak masih layak dimakan. Aku mengambilnya, membuka bungkusnya, dan mulai mengunyah pelan. Rasanya hambar, tetapi cukup untuk mengganjal perutku.
Bab Populer