JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
Aku menoleh memaksakan tersenyum, padahal niat hati tak mau mengungkit kematian orang tuaku lagi.
"Meninggal, Kang."
"Innalilahi, keluargamu yang lain di mana?"
"Di Tenggalek, sama di Purut Raya."
"Purut piro?"
"Loro, Kang."
"Oh, istriku asli sana. Rumahnya pas seberang air terjun Kawah Puteh."
"Nggih, tapi yang itu sudah jauh ke atas, Kang." Kami menyebut atas jika kampung Purut berada di atas dataran tinggi.