Birahi Liar istri Setia
Seperti biasa, suara tawa nyaring, komentar pedas berbalut pujian palsu, dan sorakan arisan mengisi ruangan seperti irama sumbang yang sudah akrab di telinga siapa pun yang tinggal di lingkungan itu.
Dan seperti ritual sakral yang tak boleh dilewatkan, Bu Maria kembali menggendong Kenzi, cucu kesayangannya, lalu melenggang di tengah kerumunan seperti pemenang kontes.
"Aduh, Kenzi gemoy banget yaa, ini pasti nurun mamanya," seru salah satu ibu sambil mencubit pipi bayi itu.
"Iyalah, anak blasteran, jelas beda kelasnya," sahut yang lain sambil lirih menyenggol lengan temannya.