Kesayangan Tuan Muda
“Lalu bagaimana denganku, Mas? Apa aku juga tidak boleh bosan dengan tuduhan dari orang tuamu? Mereka mengatakan aku istri yang belum sempurna karena belum memberikan keturunan. Bahkan sekarang mereka mulai mengatakan kemungkinan aku mandul. Aku yang harus menanggung keadaanmu, Mas. Apa kamu tidak memikirkan perasaanku, Mas?”
“Aku tidak memintamu untuk diam tentang keadaanku. Aku paham perasaanmu, Sayang, karena itu aku memberikan ide ini. Kita bisa menghapus semua perkataan negatif tentang kita berdua. Pahamilah itu, Sayang!” lanjut Kumara seraya memegang bahu sang istri.
“Aku tidak mengerti jalan pikiranmu, Mas,” kata Almirzha lirih.
“Kamu bisa memikirkannya terlebih dahulu, Sayang. Maaf,
Hot Chapters