WARUNG TENGAH MALAM
Meow
Kucing itu tiba-tiba berjalan ke atasku dan menjilati tangannya seperti layaknya kucing pada umumnya, tidak ada rasa takut atau rasa khawatir karena tidak jauh di dekatnya ada makhluk yang sangat menyeramkan dan buas dengan tinggi yang berpuluh-puluh kali lebih tinggi darinya sedang berusaha menyerang ku agar aku terbunuh di tempat ini.
Kucing itu hanya terduduk di depanku, dan beberapa petir yang menyambar tiba-tiba terbelah dan tidak pernah sampai ke tubuhku yang sudah mencapai batasnya ini.
Hingga,
“Cu, punten Nini nembe dongkap, Nini mah sanes jigah makhluk anu aya di tempat ieu, ngan Nini mah ngan bisa mantuan Ujang di akhir. (cu, maaf nenek baru datang, nenek itu bukan makhluk sep
Bab Populer