Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sadena

Sadena

"Iya. Miaw kenapa?" Kucing itu tiba-tiba melompat naik ke pangkuannya. "Eh, miaw mau apasih?" Kucing itu malah mengenduskan kepala ke dada Selin. "Miaw," cicitnya. Selin tidak mengerti ucapan kucing tersebut, namun ia merasa, kucing itu tahu kalau dia sedang bersedih. "Gue lagi sedih, cing," ungkap Selin. Seolah kucing tersebut akan mengerti ucapannya. Selin mengelusi kepalanya. "Dan kucing tau nggak? Kucing garong yang bikin gue sedih."
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 454 kali sebagai kucing malu
Baca
+Pustaka
EUFORIA

EUFORIA

Kulakukan beberapa kali hingga memutuskan berbalik badan. “Jadi, kenapa lo ngikutin gue?” Dia sedikit menjauh dariku. “Ngikutin lo?! Siapa juga yang ngikutin lo. Lo-nya aja yang jalan terlalu pelan. Gue juga, kan, mau keluar dan pulang.” Apa-apaan ekspresi malu-malu kucingnya itu? Kenapa dia sangat imut? Baiklah. Sekarang aku malah fokus ke rona di kedua pipinya. Aku jadi semakin penasaran, mengapa seorang perempuan judes sangat imut ketika bersikap malu-malu kucing?
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai kucing malu
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

sahut Ayunda disela isaknya. "Agni ... maaf, Ibu telah membuatmu malu dan menderita. Ibu memang tak pantas menjadi Ibumu. Wanita kotor dan hina seperti Ibu, tak pantas dipanggil Ibu oleh anak mana pun, termasuk--" "Tidak, Bu! Jangan berbicara seperti itu. Aku tidak malu. Hanya saja, aku tak ingin Ibu dihina oleh orang lain. Aku tak terima jika mereka memandang Ibu sebelah mata. Ibu jangan salah paham terhadapku," paparnya lirih.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai kucing malu
Baca
+Pustaka
Suami gay saya

Suami gay saya

Orang-orang di dalam mal menatapku karena suara kerasku. "Pelankan suaramu. Apakah kamu tidak malu?" "Mengapa saya harus malu? Apakah saya mencuri sesuatu? Apakah saya melakukan dosa atau apakah saya melakukan sesuatu yang memalukan?" "Ya ada. ketika suaramu keras, itu sebabnya mereka melihat kita, mereka pikir kita sedang berkelahi." Apa yang mengganggumu, kami tidak benar-benar berkelahi!
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai kucing malu
Baca
+Pustaka
Di Balik Status WhatsApp Suamiku

Di Balik Status WhatsApp Suamiku

ujar Daffa. Aku memalingkan wajah, menyembunyikan rona merah alami yang muncul secara tiba-tiba dari mereka. Oma dan Daffa menahan tawa melihat reaksi malu-malu kucingku. Aku merutuk dalam hati, bisa-bisanya hanya aku yang malu. Memangnya Daffa tak memiliki rasa malu sedikitpun? “Supaya gak tegang, sayang,” tutur Oma.
8.776.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai kucing malu
Baca
+Pustaka
Oh, My Lawyer

Oh, My Lawyer

Betapa menggemaskan pipi istrinya jika sedang malu-malu kucing, padahal kucing saja suka ga tahu malu. “Kenapa wajahmu memerah Sayang? Apa kamu demam?” Dean bertanya dengan berpura-pura tidak tahu. Keira menganggukan kepalanya, tapi sepersekian detik kemudian dia menggelengkan kepalanya sendiri. Aduh kok aku jadi salah tingkah begini sih. Yaa ampun malunya. Keira berkata dalam hati. “Kamu beneran sakit yaa Sayang?” tanya Dean semakin menggoda Keira.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kucing malu
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Bocah

Menikah Dengan Bocah

Mataku ingin melotot lalu namp0l keningnya, kalau nyesel kenapa masih dijalani coba, lihat aja bakal aku adukan sama mama nanti, biar dia dimarahi sama mama yang super duper cerewet . "Bukan malu kamu jelek, kamu tuh imut kayak keong sawah, eh. He he he, becanda, Gi." Dia terkekeh, kurang asem emang nih laki. Terus kalau bukan malu karena aku jelek, malu karena apa dong, Mas? Ngomong kok setengah setengah kayak beli ikan asin aja. "Kamu mau tahu aku malu karena apa Hem?"
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai kucing malu
Baca
+Pustaka
Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Itu adalah Cheesy. Liana merasa kucing itu semakin jahat. Ia selalu suka mengeong di tengah malam, dan itu bukan mengeong kucing pada umumnya. Ini seperti auman keras yang dibuat oleh seseorang yang mencubit tenggorokannya. Tajam sekaligus menakutkan. Citra tanpa sadar menoleh, melirik ke sana, tiba-tiba berbalik, meraih tangan Liana dan berkata, "Cepatlah, Liana, aku nggak punya banyak waktu."
9.6662.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.5K kali sebagai kucing malu
Tampilkan Ulasan (167)
Baca
+Pustaka
Junn_Badranaya
"Ya, itu sudah pasti. Pantang bagi Ronald Albert untuk lari dari kenyataan," katanya penuh percaya diri. "Tapi kita belum tahu siapa orang itu, Tuan. Bagaimana kalau dia mempunyai niat yang buruk terhadap Anda?" James terlihat khawatir. Dia takut sesuatu tak diinginkan menimpa majikannya. "Apakah
Rince MR
dengan membeli koin adalah salah satu kita menghargai dan hasil karya seseorang,tetapi ngg juga untuk dijadikan bisnis seperti ini dgn cerita yg dipanjang2kan bertele2,satu halaman sj harus Nebus 14 koin padahal sbnrnya karya novel ini walaupun detil masih bs TDK semahal ini tolong jgn kemaruk
Baca Semua Ulasan
MADU TAK TAHU MALU, SIAP KUJADIKAN BABU.

MADU TAK TAHU MALU, SIAP KUJADIKAN BABU.

tunggu saatnya Tar! Aku haus dan meraih gelas yang ada di nakas. Ternyata kosong. Bagaimana ini, mana malas untuk turun. Lebih malas karena akan melihat kutu kupret dengan Mas Damar. Lebih malas lagi memergoki ia yang tengah bercumbu. Iiihhh! Aku bergidik jijik. Membayangkan mereka dalam satu ranjang dengan peluh membanjiri tubuh mereka.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai kucing malu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status