Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Sederhana Sang Duda

Istri Sederhana Sang Duda

Lagi-lagi, Alisa hanya bisa mengangguk dan tersenyum--tak berani berbicara banyak karena ia pun takut berharap. Kriet Suara pintu terdengar mengalihkan fokus ketiganya. "Papa....!" teriak Aditya seketika begitu ia melihat Darma datang. Pria itu sontak tersenyum. "Anaknya Papa, jangan lari. Nanti, kalau jatuh bagaimana?" ucap Darma seraya menggendong anaknya itu. "Pa, nanti Aditya mau beli sosis Kenzle ya, Pa. Di kulkas sudah habis," ucap Aditya mengadu pada sang Papa.
102.0K viewsOn holdAdded to Library 49 Times as kuduk
Read
+Library
Kado Biru Istriku

Kado Biru Istriku

Kado Biru Istriku "Dek, ini uang bulanan buat kamu. Ingat, digunakan sebaik mungkin. Jangan belanja yang nggak perlu." Andin menerima pemberian uang dariku tanpa suara. Uang itu segera diletakkannya di atas nakas begitu saja tanpa menyimpannya dalam dompet seperti biasanya. Bahkan ia tidak menghitung berapa jumlah uang tersebut. Aneh, biasanya selalu ia hitung di hadapanku dan lalu mengeluh kalau uangnya kurang.
1065.8K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as kuduk
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

“Ya ya ya~ Mi Amor. Emuachh, emuachh~♥️” Akan tetapi, sepertinya si wakil kepala sekolah ini tidak mengenal yang namanya cermin dengan fungsi untuk berkaca. Tak perlu melakukan tes DNA lagi untuk memastikan bahwa kedua orang aneh itu adalah saudara kandung selain dari ciri fisik mereka yang semacam kopian. “Kamu mau Daddy bawakan apa pas pulang nanti, Baby? Martab—eh, maksudnya terang bulan rasa keju ya?”
104.3K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as kuduk
Read
+Library
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

"Hah?! Yang bener, Koh? Ja-jadi ini ...." Koh menghela napas panjang. "Iya, ini semua perak, Mbak." Sari berdiri, wajahnya memerah. Entah marah atau malu. Mungkin juga keduanya. "Mana mungkin, Koh!" Sari mengacak sebelah rambutnya. Dia benar-benar dibuat syok. Mana mungkin Ayu menggunakan barang perak? Sedangkan di tempatnya tinggal, semua orang tahu jika Ayu orang kaya.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as kuduk
Read
+Library
Koma

Koma

GERIMIS Gerimis ing latar omah Nelesi lemah garing Kaya-kaya ngece ati iki Ati kang tansah garing Ananging kui gur cerita lawas Dina iki Waktu iki Ati garing wes teles kebes Geting Geting karo gerimis kang gebyur ati iki Kang gawe uripku ruwet Kang gawe atiku ketar-ketir Gerimis metuk udan Udan metuk gerimis Lungo ninggalke lemah teles Meneng-meneng suket tukul ana ing kana Slirahmu sek tak getingi Slirahmu sek gawe awakku guyu Rasa-rasa mendung Maleh dadi rasa tresno Duh, gusti matursuwun Sekabehane puji kagungane. panjenengan
102.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as kuduk
Read
+Library
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Aku merasa seperti orang spesial di sini. “Gimana, enak?” tanya Cakra. “Lumayan.” Aku mengangguk-angguk. “Meskipun mini, tetapi sejuk.” Cakra tersenyum. “Ini kendaraan unggulan kerajaan. Hasil produksi anak-anak kota ini. Nama kendaraannya Gimbil.” “Hah? Gimbil?” aku mengangkat alis. “Ya ….” “Kalau di bumi, ada kosa kata yang hampir mirip, yaitu gimbal. Gimbal adalah keadaan rambut yang membumbung karena jarang mandi atau jarang disisir.”
1022.7K viewsCompletedAdded to Library 611 Times as kuduk
Read
+Library
Istri Manja Om Duda

Istri Manja Om Duda

Mulai dari mengendarai mobil-mobilan yang biasa dipakai oleh anak kecil, sampai naik kuda tetapi kudanya jalan di tempat—untuk yang satu ini, Alex kepayahan untuk membujuk si pemilik istal supaya mau memegangi kudanya. Sementara itu, ada pasangan tikus-kucing berupa Noah dan Tara yang menaiki kuda seperti syuting video klip. Melihat hal tersebut, Reina meminta Alex untuk turut menaiki kuda bersamanya—tapi kudanya tetap jalan di tempat.
1034.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kuduk
Read
+Library
Menuju Matahari

Menuju Matahari

Pangeran Candrakumala menoleh sekilas. Seseorang duduk bersila dengan khidmat di pendapa. Ia lalu membersihkan tangannya di kobokan, lalu beringsut meninggalkan amben bambu yang penuh sesak dengan sebegitu banyak piring berisi berbagai macam hidangan terlezat. “Nanti sore aku mau sate daging kuda,” katanya. “Sembelih 10 ekor kuda!”
9.526.5K viewsCompletedAdded to Library 979 Times as kuduk
Show Reviews (17)
Read
+Library
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Read All Reviews
Bukan Mauku Menjomlo

Bukan Mauku Menjomlo

DHUARRRRR "KETERLALUAN! AKU MURAH CUMA SAMA KAMU, KAK! KARENA AKU CINTA SAMA KAMU! LAGIPULA, KALAU AKU MEMANG MURAH. KENAPA KAMU JUGA MAU SAAT AKU GODA?!" "KARENA IBARAT KUCING. TIDAK ADA SATUPUN YANG AKAN MENOLAK JIKA DI SODORKAN IKAN. SEKALIPUN IKAN ITU DARI TEMPAT SAMPAH!"
9.8127.5K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as kuduk
Show Reviews (34)
Read
+Library
Ziza Ziz S
kalau cerita nya dari si amih lilih nih, yaa jgn ditinggalkan, memang harus dibaca, harus diutamakan harus dimasukkan ke dalam langganan, cerita nya asik ... mendebarkan mengucilkan menyintahatikan... 10 bintang buat author
poulina naisangi
karakter ceritanya konyol, dimana karakter hasminya itu gamau di ghosting tapi tingkat kepekaannya lebih rendah dari dokter karina yg kadar kepekaannya rendah, setiap baca slalu dibikin ketawa guling" dan slalu menanti cerita season 2 nya ...
Read All Reviews
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

Tulisannya berbunyi: "GETIH WANGI KUDU MATI" Kukuh mengernyitkan dahi. Itu pengemis kok kayak aneh begitu ya? batin Kukuh, instingnya mulai waspada. Kenapa dia membawa tulisan 'Getih Wangi Kudu Mati' (Darah Wangi Harus Mati)? Ini kan di tengah pusat kota Jakarta, sangat jarang ada pengemis jalanan yang menggunakan pesan berbahasa Jawa sejelas dan sefrontal itu.
1016.7K viewsOngoingAdded to Library 599 Times as kuduk
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status