Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua
🎙️ Sekar (melanjutkan, suaranya lembut tapi bergetar):
“Kamu tahu, Nak… Ibu dulu takut sekali. Takut tidak bisa menjadi istri yang baik, takut tidak diterima, takut menjadi ibu yang gagal. Tapi sekarang… setiap kali kamu menendang lembut seperti ini, Ibu merasa Tuhan sedang berkata: ‘Kau tidak sendiri.’”
Ia menarik napas panjang, memejamkan mata sejenak.
Musik di latar berubah menjadi nada gitar yang hangat.
🎙️ Sekar:
“Kalau kamu sudah besar nanti dan mendengar rekaman siaran ini, Ibu ingin kamu tahu…
bahwa sejak kamu masih di sini—”
(tangannya menepuk perlahan perutnya yang bundar)
“—kamu sudah menjadi alasan Ibu bertahan.”