KEMBALILAH SUAMIKU
"Teteh, Teteh teh janji jeung Bulan, Teteh bakal rawat ibu, kenapa ibu bisa ninggalin Bulan? Kemarin ibu masih baik-baik saja."
Kupukil berkali-kali lengan Teh Salma, kutitip ibu kepadanya, tetapi kini ibu telah tiada. Membawa cahayaku, membawa kepercayaan dirimu, membawa tekadku untuk sukses, membawa semua mimpiku.
Aku menangis sejadi-jadinya meraung terus memanggil ibu, suara ratapan yang begitu pilu menggema di rumah peninggalan kakek yang hanya berukuran lima meter persegi.
Hot Chapters