Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Janu: Tahap Awal

Janu: Tahap Awal

Kakek itu adalah Mbah Bogel, seorang kakek tua yang dikenal warga tidak waras, dan sehari hari dia hanya duduk melamun di depan rumah warga. Sesaat Mbah Bogel menahan serangan salah satu perampok, tiba tiba saja dia mengeluarkan sebuah kekuatan tenaga dalam yang dahsyat. Dia mengeluarkan cahaya hijau dari jemarinya. Dan tanpa disadari oleh para wanita disana, sesaat setelah cahaya hijau itu padam, para perampok sudah terkapar diluar rumah. Dinding bambu rumah Mbah Kunti juga hancur. Mbah Bogel lantas mengusap perut Rantini, dengan senyum yang menenangkan. Lalu para wanita yang berada di pojok ruangan hanya bisa diam saat lelaki tua itu menghilang keluar rumah.
9.135.7K viewsOngoingAdded to Library 963 Times as kunti bogel
Read
+Library
DARAH SEPASANG

DARAH SEPASANG

Tapi dia ditemani oleh 2 orang lagi, Ega dan Ratna. Yang merasuki tubuh Ega ialah Mbak Kunti. Tapi dia Kunti yang suka menari. Sementara Ratna, dia diperebutkan oleh 2 sosok dalam tubuhnya. Sosok nenek berbaju compang-camping yang suka tertawa dan sosok astral wanita muda. Mungkin wanita tersebut adalah pendaki, karna dari pakaian dan penutup kepala yang ia kenakan.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 216 Times as kunti bogel
Read
+Library
Kaki Kaki Mungil

Kaki Kaki Mungil

Senyum tersungging rikuh. “Oooh, muhun, mangga! Mau kemana, neng?” sahut seorang ibu berdaster merah jambu ceria. “Ini, Bu… mau ke rumah Bapak Habban. Pak Habban Mutarokiba yang jadi guru itu, Bu”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as kunti bogel
Read
+Library
Diuber Janda

Diuber Janda

"Ini bukannya tisu AQUA, Bang. Itu loh, AQUA galon, kalau kita beli kan dikasih tisu. Ini tisu Emang bisa untuk tahan lama?" **** Sementara itu, Mbak Katini hendak memasang alat pada bibir galon air minumnya. Untunglah tadi dia ketemu Bang Imron yang baik hati, sehingga membantunya membelikan air galon. Mbak Katini membuka plastik hitam yang berisi tisu galon. Begitu ia mengangkatnya dan melihat tisu yang kini ia pegang, adalah tisu magic yang selalu ia jumpai di Alfama**rt. Wajah Mbak Katinu merona sangat merah. Apakah Bang Imron menyukainya? Cepat Mbak Katini memotret tisu magic tersebut, lalu ia kirimkan pada Bang Imron.
10118.8K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as kunti bogel
Read
+Library
Arya Tumanggala

Arya Tumanggala

Sambil melipat tangan ke pinggang, si begal melanjutkan, “Sayangnya aku tidak paham dengan segala macam tetek bengek pangkat dan jabatan. Jadi, mau bekel atau prajurit rendahan, bagiku sama saja. “Dengar, siapa pun dirimu, kalau kau tidak mau menyerahkan gerobak yang kalian bawa pada kami, itu artinya ....” “Keparat! Siapa kalian berani-beraninya memerintah kami!” tukas Tumanggala. Prajurit muda itu tak dapat mengendalikan amarah. Begal tadi kembali tertawa panjang. "Oh, untung sekali kau ingatkan, Anak Muda,” sahutnya dengan nada bicara mengesalkan. “Dengar baik-baik oleh kalian. Aku Ranasura, dan ini kawan-kawanku yang dikenal sebagai Begal Alas Wengker.”
9.933.4K viewsCompletedAdded to Library 867 Times as kunti bogel
Show Reviews (36)
Read
+Library
Kebo Rawis
Terima kasih untuk semua yang sudah mampir dan membaca cersil ini. Tinggal 12.000 kata lagi menjelang tamat, paling lambat dua hari lagi. Selanjutnya akan ada cersil baru yang merupakan sekuel Arya Tumanggala, dengan tokoh utama tetap sang prajurit, tapi dengan cerita dan jalinan konflik beda.
Artha Trishna
Wow, ini mutiara terpendam di GoodNovel. Sejauh ini satu-satunya cerita silat berlatar sejarah yang informasinya valid, enggak ngawur. Baca ini nambah pengetahuan sejarah. Nama-nama tokoh, juga bahasa dan istilah yang digunakan, semuanya pas sesuai dengan zaman yang diceritakan. Mantap, salut!
Read All Reviews
BUKAN MENANTU BODOH

BUKAN MENANTU BODOH

#BUKAN_MENANTU_BODOH #PART_26 'Renita ... Setelah pergi dari rumahmu, Tuhan banyak menegur Ibu. Hanya saja Ibu masih terlalu larut dalam ego. Maaf jika semua terlambat, Ibu ingin meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya padamu. Ibu tahu, sikap ibu sudah keterlaluan. Ibu sudah mendzolimi kamu. Meski hanya lewat secarik kertas ini, Ibu ingin menyampaikan permohonan maaf yang benar-benar tulus dari dalam hati ibu.
9.5233.6K viewsOngoingAdded to Library 5.6K Times as kunti bogel
Read
+Library
RADINKA

RADINKA

tutur Dinka. "Yaelah. Tapi ntar kapan-kapan gue ke rumah lo deh." "Ngapain?" "Mabar bareng kakak lo. Dah! Gue pulang," ucap Kino sambil berjalan menuju rumahnya yang tepat berada di samping rumah Dinka. "Kenapa cowok main game mulu sih? Pantesan Jomblo, Beraninya cuma tembak-tembakkan di game doang," seru Dinka.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as kunti bogel
Read
+Library
Sabitah

Sabitah

“Liontin bintang....” ***
102.5K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as kunti bogel
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

Dua kali jentikan, bongkahan kecil tanah kering itu mendarat di punggung bawah kedua pengawal yang masih tegak di depan pintu, melepas kepergian si Kumis Berantakan. Begitu bongkahan tanah kering itu menghantam titik yang mengunci area pinggul dan kaki keduanya, mereka mematung, seakan kaki mereka melekat erat pada permukaan tanah. “A–apa yang terjadi? Kakiku tidak bisa bergerak,” teriak si Badan Gempal panik. “Haha … kau kebanyakan dosa. Makanya jangan sering keluyuran dan pulang malam. Pasti sumpah bini kau makbul. Hahaha … eh, eh, kenapa ini?”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as kunti bogel
Read
+Library
Menantu Egois

Menantu Egois

Menantu Egois Namaku Rina. Aku memiliki suami bernama Tejo. Suamiku adalah anak satu-satunya Ibu mertuaku bernama Darsih. Ibu mertuaku seorang janda, walaupun janda, Dia adalah orang yang sangat mandiri, Ibu mertuaku tidak pernah meminta uang kepada Suamiku. Aku menikah dengan Mas Tejo sudah hampir lima tahun.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as kunti bogel
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status