Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayi Bos

Bayi Bos

Rin mempersilakan Roan duduk di lantai. "Kau menyuruhku duduk di tempat kotor itu?" tanya Roan. Tidak percaya Rin menyuruhnya mengotori celana. "Itu ada tikar, Pak. Bersih." Rin menunjuk tikar yang dia gelar untuk pengganti sofa. Roan memicingkan matanya, protes lewat tatapan mata. "Ambil kursi." Perintahnya. Menolak duduk di lantai.
1017.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Sah

Bukan Istri Sah

“Jadi, daripada kita buang-buang uang terus barangnya dobel-dobel nggak kepake, jadi, entar aku catet dulu keperluannya apa aja.” “Kamu atur aja …” Banyu langsung berdecak dan tidak melanjutkan perkataannya saat ada seseorang yang langsung menarik kursi di depan Damay dan duduk di sana. “Masih ada kursi kosong di sini, jadi pindah sebelum aku panggil pelayan buat nyeret kamu keluar dari sini.”
10134.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kursi bos
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Sophia Setiawan
Digantung lg dan dibikin penasaran terus, tapi tetap bahagia krn dpt update-an terbaru. Makasih n Lop u banyak2 mba beb... Didoa'in selalu sehat dan selalu semangat nulisnya.. Sukses terus buat Author kesayangan ...
Dindra kaysan
Mbaaakkkk Bebeeeb..... bolak balik buka GN cm nunggu up nya blom juga eng...... Ini udah siang loh mbak, rezeki dipatok ayam nanti.... hahahaha buruan atuuuh up nya gak sabar baca part bucinnya Mas Banyu...
Baca Semua Ulasan
PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

Tetapi sekarang ini, Lisa harus bertahan dengan perabotan yang seadanya. "Maaf ya, An. Kamu nggak bisa duduk, soalnya Mbak nggak punya kursi maupun tikar," ujar Lisa dengan nada sungkan. "Ya nggak apa-apa, Mbak. Aku mah bisa duduk di mana aja," kata Ana sambil terkekeh kecil. "Di lantai begini juga nggak apa-apa, kok," kata Ana lagi.
9.6236.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

"Apa ini?" Namun, sebelum Bram bisa menjawab, kursi itu bergerak. Perlahan-lahan, kursi itu bergoyang maju mundur, seolah ada yang duduk di sana dan menggerakkannya. Tapi kursi itu kosong. Tidak ada siapa pun yang duduk di sana. Bram merasakan jantungnya hampir berhenti. "Kita harus keluar dari sini sekarang, Ga!"
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

Bermaksud agar debu yang bertebaran di udara tak menyentuh wajahnya. Ruang kamar ini tak begitu banyak perabotan. Hanya ada lemari kecil. Raisa mencari di mana kursi goyang seperti cerita Mbok Yumna. Tanpa Raisa sadari. Terdengar bunyi yang snagat dia kenal. Dug dug dug! Saat dia menoleh. Pandangan mata Raisa melihat sebuah kursi yang sudah bergoyang pelan di hadapannya. 'Bukannya tadi kursi ini enggak ada?' batin Raisa.
1078.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kursi bos
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Baca Semua Ulasan
Priaku di Kursi Roda

Priaku di Kursi Roda

Terlebih pada pria yang duduk di kursi roda, aku sangat membencinya. "Ngapain? Lo pikir gue datang kemari buat ngabisin malam pertama bareng lo? Ck, gak usah berharap banyak. Inget ini cuman pernikahan kontrak." Tanganku terkepal kuat mendengar penuturan pria kursi roda itu. Dasar orang kaya! Memangnya aku tak punya hati apa? Memang benar orang yang banyak hartanya pasti takpunya hati.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Pembantu Kesayangan Mas Mantan

Pembantu Kesayangan Mas Mantan

Saras hanya perlu duduk sebentar, lalu bus akan meninggalkan terminal. Terminal pagi itu cukup ramai. Bus juga penuh. Mungkin memang banyak yang ingin pulang kampung. Saras duduk di dekat jendela. Sedangkan di sebelahnya masih kosong. Mungkin pemiliknya belum datang. Saras tidak terlalu peduli selama tidak ada yang mengganggunya. "Ini kursi 35 ya?" Saras menoleh, menatap seorang pria yang berdiri di sebelah kursi kosong tersebut. Saras terdiam, lalu mengangguk. "Iya."
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Bos, Kita Masih di Kantor!

Bos, Kita Masih di Kantor!

Tawa serak yang khas langsung menyapa dari seberang sambungan, diiringi denting gelas kaca dan suara musik dangdut koplo yang samar dari kejauhan. "Gimana rasanya diusir dari kantor sendiri, Bos?" Suara Faris terdengar begitu puas dan melengking, sarat akan kesombongan seorang parasit yang merasa berhasil menjatuhkan raja hutan. "Keren banget tontonan di basement tadi siang. Muka tegangmu itu lho... mahal banget harganya." Damian menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi. Wajahnya tidak menunjukkan amarah sedikit pun.
1010.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 409 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama

Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama

tutur Salman. Sonia dan Teddy duduk di kursi kosong. Satu meja ini bisa menampung 30 orang. Reza duduk di kursi utama. Sonia duduk berhadapan dengannya. Wanita ini melihat ke sekeliling. Di ruangan ini kira-kira ada 20 orang. Selain Teddy dan Salman, yang lainnya adalah investor. Mereka semua mengenakan jas. Penampilan mereka tampak berkarisma. Di samping mereka juga ada wanita cantik.
9.81.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48.4K kali sebagai kursi bos
Tampilkan Ulasan (282)
Baca
+Pustaka
Lulu annie
ini adalah novel china terjemahan , novel aslinya sudah tamat , ceritanya bagus , setiap tokoh di dalamnya punya keterkaitan satu sama lain , dan masing masing dari mereka di ceritakan perjalanan kisah cintanya ,bagus banget ,setiap ceritanya gak perduli tokoh manapun seru gak bosenin
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Kata-kata itu bukan lagi sekadar angka, tapi kode yang membuat udara di antara mereka menegang. Mereka melangkah masuk. Ruang konsultasi lebih mirip ruang tunggu, kursi plastik tersusun berjajar, dinding dipenuhi poster tentang kesehatan ibu dan anak. Lampu neon berpendar terlalu terang, membuat bayangan nyaris tak ada. Hanya satu kursi yang kosong di deretan tengah: kursi ketujuh. Arga berhenti. “Mereka benar-benar menyiapkannya,” gumamnya.
819 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status