Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Empat kursi besar berdiri di tengah ruangan, masing-masing tertulis nama-nama yang tidak sepenuhnya dikenal: Narator Pertama Penjaga Struktur Lama Penulis Tanpa Tinta Frasa Awal Namun keempat kursi itu kosong. “Ini jebakan,” kata Kai pelan. “Tidak ada yang duduk di sana karena kita yang diminta untuk memilih tempat duduk masing-masing.” Kapten Arya mengangkat alis. “Atau mungkin... kita diminta memutuskan siapa yang pantas menduduki kursi-kursi itu selanjutnya.” Lena berjalan perlahan ke depan, lalu membaca teks yang terukir di lantai marmer di bawah kursi kosong.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as kursi bos
Read
+Library
MENGAPA CINTA MENYAPA

MENGAPA CINTA MENYAPA

"Untuk acara macam ini, ada yang harus kamu tahu. Udah jadi kesepakatan nggak tertulis kalo salah satu kursi paling depan itu didedikasikan buat satu orang saja." “Ada enam kursi di sini dan semua buat 1 orang?” “Kursi yang lain untuk naruh laptop, ponsel, tas, dan benda lain.” “Kemaruk amat.” “Ya begitu deh.” “Emang untuk siapa?” Rania penasaran siapa orang yang begitu istimewa sehingga mau menguasai seluruh kursi di deretan terdepan. "Untuk GM?" "Mbah Kakung nggak akan mau ikut pelatihan di sini. Nggak level buat dia."
7.1K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as kursi bos
Read
+Library
Aku Menghamili Istri Sahabatku

Aku Menghamili Istri Sahabatku

Ruangan aula besar yang baru saja ia jebol itu ternyata murni dalam keadaan kosong melongpong tanpa ada tanda kehidupan. Tidak ada sosok Elena Voss di sana. Tidak ada pasukan pengawal, dan tidak ada satu pun manusia yang berdiri menghadang. Hanya ada sebuah kursi kayu kosong yang terletak tepat di tengah-tengah ruangan, berhadapan langsung dengan sebuah layar monitor raksasa di dinding. KLIK!
103.1K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as kursi bos
Read
+Library
ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

tanya Maia pada ketiganya yang sedang mengatur sebuah kursi yang mirip seperti ‘kursi kematian’. “Sedang mempersiapkan kursi interogasi, Bos. Kau tenang saja, duduk saja di sana.” Axel menjawab santai, tanpa menoleh ke Maia, karena matanya sedang fokus ke kabel-kabel kecil yang ia pasangkan di sana. “Siapa yang mau kalian matikan di kursi itu?” Tanya Maia lagi. “Tentu saja wanita yang Bos undang datang ke sini, Bos.” Sylas menjawab tenang, ia masih menonton Axel dan Icarus yang mensinkronkan alat mereka.
1028.9K viewsCompletedAdded to Library 634 Times as kursi bos
Read
+Library
LONELY TOGETHER

LONELY TOGETHER

Tempat perabotan seperti kursi dan set meja serta lemari dan rak. “Kursi untuk ruang tamu? Bukan sofa?” Gaia bertanya melihat ruang tamu dalam gambar di ponsel milik Raga. Laki-laki itu masih memperhatikan beberapa kursi yang cukup ramping dari kayu di sana. Gaia kemudian memperhatikan sebuah kursi dengan rongga di bagian bawahnya. Ada beberapa macam ukuran dan sepertinya unik dengan design di rongga yang mungkin bisa berfungsi sebagai tempat penyimpanan. “Ini aja? Cukup murah, kita bisa beli kursi dan mejanya terpisah?” Gaia terlihat cukup senang dengan apa yang dia pilih. Raga masih diam dan menunjukkan ekspresi yang tidak setuju tentu saja.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as kursi bos
Read
+Library
Terikat Cinta CEO Posesif

Terikat Cinta CEO Posesif

Mereka melihat sekitar dan seluruh kursi sudah penuh. Untungnya ada 2 kursi kosong di meja seorang pria bersetelan hitam duduk sambil menunduk memainkan ponselnya. Mereka berdua memilih untuk duduk di sana dibandingkan harus menunggu lama.
1011.2K viewsOngoingAdded to Library 268 Times as kursi bos
Read
+Library
Pewaris Tunggal Berdarah Dingin

Pewaris Tunggal Berdarah Dingin

Walau seluas itu, isi gudang hanya ada beberapa peti yang berada dipinggir-pinggir tembok sedangkan bagian tengahnya dibiarkan kosong begitu saja. Di ujung sana ada podium, entah apa fungsinya. Tapi lama kelamaan saat mereka memasukinya, terlihat ada satu set meja dan kursi. Cukup megah hanya untuk diletakan didalam gudang yang kosong ini. "Kakak enggak mau duduk?" Evan langsung meluncur menempati salah satu kursi. "Memangnya boleh?" Zee seperti kebingungan, ini apakah lelucon atau memang seperti penawaran sesungguhnya.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as kursi bos
Read
+Library
Booking Terakhir

Booking Terakhir

Di sisi belakang terdapat denah sederhana sebuah ruangan berbentuk lingkaran yang ditengahnya terdapat meja besar dengan delapan buah kursi. Tujuh kursi terlihat diberi tanda silang, sedangkan satu kursi lainnya diberi tanda lingkaran merah dan di bawahnya hanya tertulis satu kalimat: "Rapat belum selesai karena satu kursi tidak pernah terisi." "Delapan kursi..." bisik pria berkacamata sambil menggaruk garuk dagunya, berpikir seperti mencoba mengingat sesuatu dalam memorinya. "Aku ingat sekarang."
10572 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as kursi bos
Read
+Library
Di Balik Pintu Gelap Diplomat

Di Balik Pintu Gelap Diplomat

sekali lagi wsinutama berucap. “Tapi, kenapa, Pak?” nada itu begitu ragu. Ada ketakutan dan juga keraguan, mengingat semua karyawan dan seluruh staff akan duduk di kursi itu atau berdiri. Sofa biasanya hanya akan diperuntukkan pada tamu atau Wisnutama sendiri. “Memangnya perlu alasan?” sarkas sekali pria itu, “Saya lelah duduk di kursi ini. Duduk di sofa atau kamu juga bisa berdiri.”
101.1K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as kursi bos
Read
+Library
Kemelut Cinta Clara

Kemelut Cinta Clara

"Terimakasih atas doanya. Sorry kamu sering duduk sendiri. Eh, maksudnya bangku ini sering kosong dalam beberapa bulan ini. Semoga saja mulai hari ini bisa masuk terus. Eh, iya. Aku lihat beberapa kursi juga kosong nih?" Roy mulai melihat ke seluruh ruang kelas. Ada yang dua kursi dalam satu meja, kosong sama sekali. Juga beberapa kursi lain. Kebanyakan dari teman laki-laki. Untuk teman perempuan, semuanya penuh. Pandangan Roy, kini terhenti pada Sasa. Teman dekatnya itu ternyata dari tadi juga memperhatikannya. "Beberapa teman kita terluka. Bahkan ada yang parah, mereka kini ijin untuk beberapa hari. Semoga cepat sembuh dan berhenti dari kenakalan/"
9.54.1K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as kursi bos
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status