Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Transmigrasi: Tebusan dalam Diri Radit

Transmigrasi: Tebusan dalam Diri Radit

Rahayu, seorang wanita tangguh yang hidupnya penuh perjuangan, meninggal dunia akibat sebuah kecelakaan tragis. Saat membuka mata kembali, ia terbangun dalam tubuh seorang pria bernama Radit — seorang pengangguran dari keluarga miskin yang kehidupannya hancur akibat kesalahan besar di masa lalu. Radit adalah lelaki yang dulu memperkosa Velia Anindya Prameswari, wanita kaya raya, hingga pernikahan mereka terjadi tanpa cinta. Sejak hari itu, rumah tangga mereka dingin, penuh kebencian, dan tak berperasaan. Radit justru memanfaatkan kekayaan Velia untuk berfoya-foya, menelantarkan anak mereka Arkana yang baru berusia tiga tahun, dan melupakan ayahnya yang sakit serta keluarganya sendiri. Namun kini, jiwa Radit sudah tak lagi sama. Rahayu yang menempati tubuh itu menolak menjadi suami jahat dan ayah gagal seperti Radit. Ia bertekad menebus dosa-dosa yang pernah diperbuat tubuh ini. Dengan ketulusan, kerja keras, dan cinta yang tak pernah diberikan Radit sebelumnya, Rahayu perlahan mengubah segalanya: Ia mulai bekerja keras demi membuktikan diri, bukannya mengandalkan harta Velia. Ia belajar menjadi ayah bagi Arka, yang selama ini hanya mengenal dinginnya sosok ayah. Ia merangkul kembali keluarganya yang terluka karena ulah Radit. Ia mencoba merebut kembali kepercayaan Velia, meski hati wanita itu telah beku. Perjalanan ini tidak mudah. Masa lalu Radit yang kelam terus menghantuinya—teman-teman buruk, keluarga Velia yang memandang rendah, serta jejak luka yang terlalu dalam. Tetapi, setiap langkah kecil menuju perubahan perlahan mengikis kebencian, membuka ruang harapan, dan mengajarkan arti cinta sejati. Di balik semua itu, Rahayu menyadari bahwa kesempatan kedua yang diberikan padanya bukan untuk mengulang kehidupan, melainkan untuk menebus kesalahan orang lain dan menemukan arti hidup yang sesungguhnya. Apakah Velia mampu memaafkan? Apakah Arka bisa benar-benar memanggilnya “Ayah” dengan bangga? Dan bagaimana akhir dari rahasia transmigrasi ini ketika kebenarannya terbongkar?
827 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai kursi bus paling belakang
Baca
+Pustaka
Istri Penebus Dosa Perselingkuhan Suami

Istri Penebus Dosa Perselingkuhan Suami

Neliwati Nelisaja
Aina tidak menyangka kalau kemewahan yang diberikan suaminya membuat dirinya harus berhadapan dengan seorang lelaki gembong mafia dunia. Lelaki itu tidak terima suami Aina berselingkuh dengan istrinya untuk mendapatkan harta kekayaan. Sebagai balasan ia membawa paksa Aina ke istana gerombolan mafia. Disana Aina bagaikan hidup di dunia baru yang tiada pernah ia lihat selama ini. Bagaimana Aina si perempuan kampung harus berjuang menyelamatkan hidupnya ditengah kehidupan mafia yang sangat kejam?
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kursi bus paling belakang
Baca
+Pustaka
Misteri Bangku Kosong

Misteri Bangku Kosong

Ini hari pertamaku pindah ke SMA swasta elite. Aku melihat satu meja dan kursi berwarna merah tua di barisan belakang ruang kelas yang tidak diduduki siapa pun. Semua orang di kelas baruku sering bicara dengan meja dan kursi itu. "Selamat pagi." "Sampai ketemu besok." Seolah-olah ada seseorang yang duduk di sana. Seseorang yang terlihat di mata semua orang, kecuali aku.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai kursi bus paling belakang
Baca
+Pustaka
Sentuhan Nakal di Perjalanan

Sentuhan Nakal di Perjalanan

Aku adalah seorang istri yang seksi. Namun, sejak suamiku impoten, dia tidak lagi mau bermesraan denganku. Suatu hari, saat aku naik bus, seorang pria tampan dan berotot mengangkat rokku, lalu mendekatiku dari belakang secara diam-diam...
66.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kursi bus paling belakang
Baca
+Pustaka
Dilema Sang Gadis

Dilema Sang Gadis

Di dalam bus umum, aku terdorong oleh kerumunan orang sampai masuk ke pelukan seorang pria. Seiring dengan guncangan bus, tubuhku pun ikut bergoyang di dalam dekapannya. Hawa panas tubuh khas pria dan aromanya yang dominan langsung menyerang sarafku. Ditambah dengan benturan tubuh yang terjadi berulang kali, perlahan-lahan muncul sensasi bergejolak yang menjalar di tubuhku. Lama-kelamaan, aku merasa ada sesuatu yang keras menonjol di belakang pinggulku, menyenggol bagian selangkanganku berkali-kali. Sementara tangan pria itu menjelajah tubuhku dengan bebas, lalu suara yang terdengar seolah tersenyum berbisik tepat di telingaku. Eh… kok dia bisa tahu siapa diriku?
454 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai kursi bus paling belakang
Baca
+Pustaka
Antara Aku, Dia, dan Masa Lalu

Antara Aku, Dia, dan Masa Lalu

Setelah Tia Lestari, teman masa kecil Andre Sonata, kembali duduk di kursi penumpang di sebelahnya, aku tidak ribut atau marah. Aku menurut dan duduk di kursi belakang, tepat di samping sahabat baiknya, Jimmy Tanusubrata. Saat mobil terguncang, lututku tanpa sengaja bersentuhan dengan pahanya yang kuat dan kencang. Aku sengaja tidak menarik kakiku, dan dia juga tetap diam. Di tengah perjalanan, kami melewati rest area. Tia merengek pada Andre agar menemaninya ke toilet. Begitu pintu mobil tertutup, Jimmy langsung meraih tengkukku dan menciumku dalam-dalam. Saat ciuman itu membuatku kehilangan akal sehat, satu pikiran melintas di benakku... Meragukan pria, memahami pria, menjadi pria... benar-benar sebuah kebenaran mutlak.
42.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kursi bus paling belakang
Baca
+Pustaka
Debaran Tiga Menit di Dalam Terowongan

Debaran Tiga Menit di Dalam Terowongan

Di dalam terowongan, aku terdesak arus manusia hingga ke sudut bus, tubuhku menempel erat pada seorang pria asing yang tampan. Tubuhnya panas membara. Jari-jarinya yang kasar dengan sedikit kapalan perlahan menyusuri kulitku yang terbuka. Aku menggigit bibir menahan napas gemetar. Seiring guncangan busnya, tubuhku terus-menerus terhantam ke dalam pelukannya. Di dekat telingaku terdengar suara kekehan pria itu yang perlahan menjadi serak. Tidak lama kemudian, aku merasakan jarinya sedikit demi sedikit mulai menyusup ke bagian tubuhku yang paling tersembunyi. Ada sesuatu yang sudah menekan area sensitifku dari balik pakaian, mengikuti irama guncangan bus dan terus-menerus menghantam di sana ….
641 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai kursi bus paling belakang
Baca
+Pustaka
Aku Pelakor?

Aku Pelakor?

Di hari pernikahan putraku, suamiku mengusirku dari kursi utama dan duduk di kursi undangan paling belakang. "Liana nggak menikah seumur hidup dan nggak punya anak karena aku." "Liana cuma mau mewujudkan mimpinya menjadi seorang ibu, hari ini saja. Apa kamu nggak bisa membiarkannya? Kenapa hari ini mesti ribut-ribut?" Aku menoleh ke arah putraku, berharap dia akan menghentikan kekonyolan ini. Akan tetapi, putraku malah berkata, "Itu benar, Bu. Aku sudah memanggilmu Ibu selama 20 tahun. Cuma hari ini saja aku akan memanggil Bibi Liana." "Aku cuma nggak akan ngasih teh ke Ibu. Jadi, bisakah Ibu nggak terlalu mempermasalahkan hal ini?" Menghadapi ayah dan putranya yang kompak ini …. Pada titik ini, tiba-tiba saja aku merasa jika 25 tahun terakhir ini hanyalah sebuah lelucon.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai kursi bus paling belakang
Baca
+Pustaka
Rahasia Malam di Bioskop

Rahasia Malam di Bioskop

"Uh ... sesak sekali." Di bioskop tengah malam, aku duduk di kursi dengan wajah memerah padam. Pinggulku bergerak gelisah ke kiri dan ke kanan, bokongku terasa seolah terbakar. Pria perkasa di sebelahku tiba-tiba merengkuh tubuhku dengan kuat dan mendudukkanku di atas pangkuannya. Dia berkata, "Di sini nggak nyaman? Mau kubantu mengobatinya?" Aku menggelengkan kepala sekuat tenaga, tetapi tubuhku justru lemas tak berdaya di pelukannya. Aku hanya bisa menatap tangannya yang meluncur turun dari pahaku, perlahan merayap menuju tempat yang paling rahasia.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai kursi bus paling belakang
Baca
+Pustaka
Suamiku Menuduhku Selingkuh

Suamiku Menuduhku Selingkuh

Aku baru saja duduk dan bersulang dengan temanku, tiba-tiba meja di depan kami dihantam hingga terbalik. Segerombolan orang mengelilingi kami sambil membawa ponsel, menunjuk-nunjuk dan berkomentar sinis. "Dasar nggak tahu malu, suaminya bekerja keras di rumah, kamu malah bersenang-senang di luar?" "Dasar pelakor! Kami harus menghajarmu hari ini!" "Masih melotot? Mau menakut-nakuti siapa? Hancurkan saja semuanya! KIta harus membela keadilan!" Segerombolan orang itu seperti orang gila, menghancurkan semua yang bisa dihancurkan. Bahkan ada yang mengambil kursi dan memukul kepala temanku hingga berdarah. Aku melindungi temanku di belakang, mengambil ponsel untuk menghubungi polisi dan memberitahu pengacaraku. "Kalau Ben mau main kasar, langsung urus saja proses cerainya. Jangan biarkan dia dapat sepeser pun."
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai kursi bus paling belakang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
678910
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status