Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
FREL.

FREL.

Semua kursi di luar pada penuh, lagi! "Kenapa berhenti? Lo mau makan di sini kan?" Alis Kak Kevan berkerut heran. Ia meraih tanganku. "Ayo." "T-tunggu, Kak. Kita makan di situ aja." Aku menunjuk tempat duduk paling belakang yang baru aja kosong ditinggalkan pelanggan lain. Huft ... untung aja! Aku tersenyum senang ketika mendapati tempat duduk yang luar biasa aman—di belakang seorang bapak-bapak bertubuh gendut—memakai baju bermotif bunga.
9.426.6K viewsCompletedAdded to Library 930 Times as kursi bus paling belakang
Show Reviews (46)
Read
+Library
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Yunia Rina
iih.. gemes aku sama novel romantis gini.. sukaa.. jalan ceritanya seru. Mengingatkanku masa2 SMA. Pernah kesandung cinta segitiga juga hahaha.. Novelnya bagus nih kalo dibikin filmnya. Masih ditunggu yaa thor novel FREL season 2 (:
Read All Reviews
Terjerat Obsesi Bos Baruku

Terjerat Obsesi Bos Baruku

Sebab yang terburuk dari itu semua adalah ketika seorang pria menoleh ke kursi belakang yang aku tempati dengan senyuman manis dan tatapan mata yang misterius. “A—Aiden …”
4.6K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as kursi bus paling belakang
Read
+Library
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Indah menarik lengan Arsya agar pria itu mengikutinya duduk di barisan kursi paling belakang. “Kenapa duduk di belakang? Mau deket-deketan sama Abang? Kenapa nggak bilang sewaktu di rumah tadi? Abang bisa bawa mobil sport yang kecil biar kita desak-desakan berdua di dalam.” Arsya tertawa kecil karena kini mereka memang berdesakan di barisan kursi Vellfire paling belakang. Ia sampai susah payah melipat tungkai kakinya yang panjang.
9.9358.2K viewsCompletedAdded to Library 11.8K Times as kursi bus paling belakang
Show Reviews (189)
Read
+Library
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Read All Reviews
10 Years Ago

10 Years Ago

"Kita harus cepet cari tempat duduk." Keduanya berdiri di ambang pintu. Pandangan mereka memencar tak tentu arah. "Kita duduk di sana." Meysa menunjuk kursi ketiga di barisan pertama. "Kenapa di belakang?" Andin memiringkan kepala. Bingung. "Gue alergi duduk di depan," kekehnya. "Serius, Sya." "Kita duduk belakang aja, biar gue bisa nyusun siasat kalo lagi ulangan."
1015.1K viewsOngoingAdded to Library 436 Times as kursi bus paling belakang
Read
+Library
Love Between Blood and Tears

Love Between Blood and Tears

Meskipun hingga akhir mata perempuan paruh baya itu memelototi Mark yang sudah berada di atas bus. Mereka memilih dua kursi di bagian kiri belakang untuk duduk. Mark memberikan tempat duduk di sebelah kaca kepada Thea. "Tapi kita mau ke mana sebenarnya?" tanya Thea. "Hanya ikut menjelajah bersama bus? Kurang lebih seperti itu." Mark terlihat sibuk mengatur posisi duduknya agar nyaman. Dua kakinya yang jenjang sedikit kesulitan untuk dirapatkan dan terus saja membentur kursi di depannya.
3.9K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as kursi bus paling belakang
Read
+Library
Pesona Upik Abu

Pesona Upik Abu

gumam Sri perlahan sambil naik bus dari pintu belakang dan segera duduk di tempat yang kemungkinan tak akan terlihat oleh orang tuanya. Bus melaju tak lama kemudian, membuat jantung Sri berdebar-debar menantikan sebuah jawaban.
616 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as kursi bus paling belakang
Read
+Library
Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

ujar sopir bus padanya. Livy langsung tersadar, lalu melihat ke sekelilingnya. Yang lebih canggung lagi adalah, semua tempat duduk di barisan belakang sudah penuh. Satu-satunya kursi kosong adalah di sebelah Preston. Seketika, napas Livy terasa tercekat.
9.6127.3K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as kursi bus paling belakang
Read
+Library
Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Aku kembali mengamatinya dengan seksama. Aku melihat sedikit sisi brangkas yang terletak di belakang kursi. Tidak ada brangkas di belakangku. Meski begitu, aku tetap menelusuri sekitar posisi brangkas besi itu seharusnya berada.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as kursi bus paling belakang
Read
+Library
SETELAH IBU PUNYA SUAMI BARU

SETELAH IBU PUNYA SUAMI BARU

hiburku. Tangisan Lani mulai mereda. Kami berempat mendapatkan dua kursi karena Ibu memang hanya membeli dua tiket. Untungnya kami mendapat kursi di belakang sopir tepat, jadi lebih leluasa. Andi berada di samping kaca, Lani di tengah, sementara aku yang paling pinggir sambil memangku Fajar. Bus mulai melaju, aku masih dapat melihat Ibu berada di luar sana. Ia tidak bersedih sama sekali, justru terlihat bahagia. Sebahagia itukah jauh dari kami?
1010.5K viewsOngoingAdded to Library 326 Times as kursi bus paling belakang
Read
+Library
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Jawaban itu terdengar sangat mengada-ada di telinga Pram. Nyatanya, saat ini mereka baru berangkat dan kursi belakang masih kosong melompong tanpa penghuni. Namun, Pram memilih diam saja daripada memperpanjang perdebatan dengan gadis yang tabiatnya sulit ditebak itu.
1062.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as kursi bus paling belakang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status