Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Kursi-kursi itu menghadap pada singgasana besar yang berukir begitu unik, entah apa maksud dari ukiran-ukiran singgasana itu ketika Raja Bandawasa membuatnya. "Silahkan duduk Yang Mulia Raja!" ucap Siluman Tikus Purba. Dengan ragu Lanting Beruga melangkah ke depan, menaiki anak tangga yang tinggi. Ketika dia hendak duduk di kursi itu, Lanting Beruga menatap wajah-wajah siluman yang dipenuhi dengan harapan.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101.5K kali sebagai kursi untuk bab
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Baca Semua Ulasan
Ibu Pengganti Untuk Anak Presdir

Ibu Pengganti Untuk Anak Presdir

Bab 46 Tipu Muslihat "Bibi!" Pagi-pagi sekali, suara Fathan sudah menggema di rumah besar itu. Semua orang yang tengah berkutat dengan tugas masing-masing kontan menoleh, pada si tuan muda yang tergesa menuruni undakan tangga. Di belakangnya, ada Wulan yang kesulitan menyamakan langkah dengan Fathan. "Bi Mar!" panggil Fathan telah duduk di atas kursi bar.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai kursi untuk bab
Baca
+Pustaka
Wanita Incaran CEO Arogan

Wanita Incaran CEO Arogan

protes Debby masih dengan berbisik-bisik. “Sudah, turuti saja kata-kata Mami. Ayo, sana!” desak Liliana. Tak ingin membuat keributan di tempat umum, Debby terpaksa menuruti kemauan sang mami. Kursi kayu dengan sandaran tinggi itu sebenarnya memiliki bantalan empuk, tetapi gestur Debby seperti tengah menduduki bantalan paku atau bara api. Ia bergeming dengan wajah datar tanpa ekspresi.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai kursi untuk bab
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Sang Penggoda

Gairah Cinta Sang Penggoda

Ada juga sudut yang menyerupai meja bar kecil, dilengkapi dengan rak berisi beberapa botol minuman, serta dua kursi bar tinggi. Byan mengajak Kian duduk di salah satu kursi empuk yang bisa berputar 360 derajat ke arah televisi atau jendela, juga bisa direbahkan lurus menjadi tempat tidur kecil. Kia pun hanya tersenyum manis ketika Byan memasangkan seat belt-nya. "Terima kasih." "Sama-sama," balas Byan sambil mengecup ujung hidung Kia gemas. Mereka pun kemudian menunggu pesawat yang bersiap untuk take off sambil berbincang santai.
10126.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai kursi untuk bab
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Black Aurora
Maaf karena menunggu terlalu lama, real life sedang hectic2nya. Dan kisah Byan-Kia ini memang dimaksudkan sangat singkat ya, jadi sekarang sudah tamat tanpa ekstra2 part. Terima kasih untuk kakak2 yg telah membaca hingga akhir. "Belenggu Hasrat Mantan Suami" adalah karyaku selanjutnya, ditunggu ya.
Meri Susanti
ceritanya Bagus,sangat menarik singkat,padat n jelas gak bertele2 dg ending yg membahagiakan.Terima Kasih untuk Ceritanya yg bagus ini Thor,Tetap Semangat menulis karya2 berikutnya.Sukses selalu thor.
Baca Semua Ulasan
Cinta Pengganti

Cinta Pengganti

Duta tidak mengerti dengan bahan kain yang digunakan untuk melapisi kursi tersebut, tetapi ia paham harganya pastilah sangat mahal. “Om punya banyak mainan di kamar.” Gilang tersenyum tipis. Menyandarkan tongkatnya pada sisi meja, lalu menarik sebuah kursi untuk Duta. “Kamu duduk di sini, biar Om panggilkan bibik dulu. Habis itu, kamu makan dan Om tinggal mandi sebentar.” ~~~~~
1071.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai kursi untuk bab
Baca
+Pustaka
Penguasa hati

Penguasa hati

Bisik-bisik terdengar dari ruangan seukuran 8x15 meter itu. “Njir, main pergi aja.” Bobby membanting badannya ke atas kursi, sedangkan Bombom perlahan duduk, dengan mulut yang belum sepenuhnya tertutup. “Gue salah apa sih, Zas?” Zasky menghela napas, menyenderkan punggungnya ke kursi yang terbuat dari kayu. “Entah.” “Loe pasti tahu, kan?” Zasky meniup poninya. “Sorry Bro! Gue janji enggak akan bilang-bilang.”
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai kursi untuk bab
Baca
+Pustaka
Damai Dalam Poligami Sesion 2

Damai Dalam Poligami Sesion 2

Aku mengikuti dari belakang, Di halaman samping yang tak seluas bagian depan, sebuah gazebo berukuran cukup besar dari kayu berdiri menaungi sebagian taman. Pak Salim menarik sebuah baby walker--kursi bayi bulat dengan pengaman dan roda agar bayi dapat bergerak dan belajar berjalan. Hanya saja ini tampak bukan seperti produk dari toko perlengkapan bayi biasa tetapi kemungkinan pesanan khusus.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai kursi untuk bab
Baca
+Pustaka
Perawan 200 Juta

Perawan 200 Juta

lanjut Bara lagi. "Tapi, kalau mini kayaknya nggak sampe ratusan deh Bang, apalagi tempat kita sudah ada. Hanya perlu renovasi di beberapa bagian saja. Yang kita perlu siapkan, ya peralatannya, meja, kursi, dan lain sebagainya." Aku menyampaikan pikiranku. Bara dan Santi melihatku bersamaan. "Tumben pinter, sih?" Bara mengacak rambutku yang duduk di sampingnya.
9.8117.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai kursi untuk bab
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata Bang Parlin. "Mereka pesta bakar ikan semalam, Bang Parlin, kursi itu jadi kayu bakar," kata seorang Ibu. "Astagfirullah, kursi untuk sekolah mengaji dibuat untuk kayu bakar?" "Iya, Bang Parlin, aku lihat sendiri, mereka pesta miras di lapangan sana," kata Ibu itu lagi. "Astagfirullah, kali ini aku yang istigfar, ternyata kursi kami dibuat untuk nyalakan api, dasar memang.
9.8582.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.0K kali sebagai kursi untuk bab
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
MENGUAK KEMATIAN ISTRI DAN CALON ANAKKU

MENGUAK KEMATIAN ISTRI DAN CALON ANAKKU

Seru ustadz Safar yang sudah berada di pendopo, sedangkan Aaron beliau perintahkan untuk mengangkat sebuah kursi yang terbuat dari kayu. "Dudukkan di sini, cepat!" Ustadz Safar melepaskan sorbannya. "Argh! Lepaskan! Lepaskan!" Teriak iblis dalam tubuh Yura, ia berontak. Pegangan Jovan dan Jovi semakin kencang. Ustadz Safar di bantu oleh Aaron dan Elkan mengikat tubuh Yura pada kursi kayu tersebut. "Kyai! Ada apa?" Tegur beberapa santri yang sempat terganggu tidurnya karena pekikan dan suara tawa Yura. Ustadz Safar menatap mereka satu persatu sambil berpikir.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kursi untuk bab
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status