Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I Love You, Mr. Devil!

I Love You, Mr. Devil!

Tanya Amanda tanpa basa-basi. Phoenix terbahak keras. Ia kembali menuangkan whiskey ke dalam gelasnya, lalu menghabiskannya dalam satu tegukan besar. "Kamu lupa kalau aku dan Kairo berbagi tubuh?" Ucapnya lantang kemudian. "Ah, apa kamu kira aku sudah menghilang ya? Itu salah! Aku hanya akan muncul di saat yang tepat, saat Kairo terlalu lemah dan kewaspadaannya menurun, seperti sekarang ini," tutur Phoenix tenang.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai kuy phoenix
Baca
+Pustaka
Kembalinya Kaisar Abadi

Kembalinya Kaisar Abadi

Arya tersenyum tipis saat mendengar kata-kata itu, tapi dia tidak menjelaskan lebih jauh, dan hanya berkata, "Burung ini namanya Phoenix, bukan burung kecil." "Tapi itu terlihat kecil dan berwarna biru." Kata Kiara bingung. "Lupakan saja!" Tidak ingin lagi mengatakan lebih jauh, karena masih belum waktunya, Arya hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kecut. Lalu menggigit jarinya sendiri, dan meneteskan darahnya ke arah ukiran burung Phoenix itu. Saat itu juga, ketika darah Arya jatuh dan mengenai ukuran itu, Phoenix yang sebelumnya hanya berupa ukiran tampak mulai bersinar dan hidup. Bahkan juga mulai terbang dari telapak tangannya.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai kuy phoenix
Baca
+Pustaka
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

Aura tersebut hanya bisa dimiliki oleh seorang kultivator tingkat tinggi. Dari arah singgasana Kaisar Jue Tian Yuan, suara gemuruh kepakan sayap mengguncang udara. Seekor Phoenix raksasa dengan tubuh menyala api melesat dari balik tirai yang menutupi tahta. Aura panas yang mencekam menyebar ke seluruh ruangan, membuat lantai batu di bawahnya mulai menghitam. “Phoenix Kaisar…” Rong Guo bergumam dengan getir. Tubuhnya menegang saat burung spiritual itu meluncur ke arahnya.
9.8227.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai kuy phoenix
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
LINDA GUNAWAN
awalnya keren. warna silatnya kental. di kisaran 75-80% alurnya malah bukan cerita silat, sepertinya sdh kehabisan cerita, malah cerita ala pokemon/pokemon go/cerita ala games muncul. please deh...mending gak usah maksain konflik sikat menjadi konflik games.
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Kultivator Tanpa Tanding

Kultivator Tanpa Tanding

Azure Phoenix, garis keturunan murni dalam klan Phoenix. Fisik Qiuye 'tidak bisa dihancurkan', identik dengan 'kehidupan abadi!' Ketika masyarakat terheran-heran, sebuah gambar muncul di Peringkat Surga: di hutan Wutong, di bawah langit yang luas, banyak burung yang menakjubkan berkumpul, bulu mereka yang tumpang tindih membentuk awan tebal berwarna-warni yang menutupi langit.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai kuy phoenix
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Xiao Tianyu melebarkan matanya, ia tidak punya waktu untuk menghindar. "Sial!" gumamnya dalam hati. Namun sebelum cakar itu menghantamnya... KRAAAANNNGGG!!! Kael muncul di depan Xiao Tianyu, tangannya bersinar dengan cahaya perak, lalu menangkap cakar Phoenix dengan tangan kosongnya. WUUUMMM!!! Energi perak meledak, menciptakan tekanan yang sangat besar, tanah di bawah kaki Kael retak, namun ia tidak bergerak sedikit pun.
1082.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai kuy phoenix
Baca
+Pustaka
KURENSIA

KURENSIA

pinta Agarish “Eh, kenapa?” “Saya pengen tahu,” “Gak sibuk?” “Untuk mu gak ada yang sibuk.” “Oke deh, nanti aku kab-eh aku kan gak punya nomber Om.” Agarish mengeluarkan ponsel nya dari saku celana nya. “Ketik nomber mu,” suruh Agarish Aira menerima ponsel Agarish, dan mengetik nomornya. “Sudah.”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kuy phoenix
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

Dia mengambil ponselnya dan menelepon Candra. “Halo,” sapa Candra dari seberang sana. “kenapa mencariku, aku tidak mau, kamu meminta tolong padaku soal Hayu, aku tidak mau ikut campur urusan kalian berdua. Kalian sama-sama dewasa. Aku hanya membantu Hayu, jika dia membutuhkan bantuanku.” “Aku tidak ingin membicarakan itu, saat ini aku hanya butuh teman bicara, bagaimana kalau kita keluar, ke klub yang biasa kita kunjungi, aku sedang ingin minum malam ini, kamu mau menemaniku?”
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai kuy phoenix
Baca
+Pustaka
Ksatria Naga Phoenix

Ksatria Naga Phoenix

Salam Pendekar Naga, Cerita di Ksatria Phoenix agak sedikit berbeda dengan Pendekar Naga Biru yang ber-genre Pendekar. Ksatria Naga Phoenix bertemakan Fantasi yang lebih banyak membahas sisi fantasinya alih-alih sisi jurus-jurus silat. Tema Kultivator juga lebih dominan di KNP. Beda dengan PNB yang pendekarnya umumnya manusia biasa yang hanya bisa ilmu silat saja.
9.844.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kuy phoenix
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Author mohon maaf untuk keterlambatan season 2 Ksatria Naga Phoenix. Regulasi 2 novel ongoing mengharuskan novel Tamat dahulu baru bisa ajukan novel baru. Semoga bisa tayang tahun ini ya ... Tetap dukung ya ...
Naga Phoenix
Terima kasih buat semua pembaca setia Zhu Fei ini. Author mohon maaf jika updatenya masih belum memenuhi keinginan Readers sekalian. Bagi yang sudah vote gems, terima kasih banyak ya. Sangat berarti buat mengetahui masih mendukung kelanjutan petualangan Ksatria Naga Phoenix ini. Salam
Baca Semua Ulasan
Jadi Kuyang

Jadi Kuyang

Dari arah Panjaitan, aku terus melajukan motor ke arah selatan. Sepanjang jalan yang sepi, tengkukku merinding. Namun aku berusaha berpikir positif, barangkali hawa dingin yang membuatku merasa seperti ini. Meski begitu, ingatan tentang kuyang yang terbang di depan rumah tadi masih saja membayangi. Makhluk itu tak mungkin membuntutiku, kan? Aku kembali bergidik. Konyolnya, sesekali aku bertengadah untuk memastikan. Kata orang-orang, kuyang terbang dengan jantungnya yang menyala merah. Syukurlah aku tak melihat adanya benda seperti itu.
5.56.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai kuy phoenix
Baca
+Pustaka
Resent Wolves

Resent Wolves

Dilihatnya lengan Cailey sekali lagi, kemudian mulutnya bersiul hingga seekor burung api berwarna keemasan datang. “Sudah kuduga, aku tidak benar-benar membunuhnya saat itu. Phoenix adalah burung abadi,” kata Cailey. Zachary tersenyum, kemudian memasukkan air mata phoenix itu ke sebuah botol untuk diminumkannya kepada Cailey. Dengan sekali jentikkan, phoenix itu menghilang. “Bagaimana denganmu? Kau tidak minum juga?” tanya Cailey. Zachary menggeleng sambil mengelus wajah Cailey. “Aku sudah meminumnya pagi tadi, tetapi karena efek wolfsbane, tubuhku masih melemah,” katanya.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai kuy phoenix
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status