Penakluk Sihir Iblis
Malam sunyi,
Bulan purnama bersinar,
Di langit sungai ungu gelap,
Gemericik air terjun,
Desau angin malam,
Membawa kelopak bunga wisteria,
Aroma harumnya merayu angin dan kupu-kupu,
Untuk berkelana bersama
Mencari arti kehidupan sejati
Diiringi suara merdu seruling di kejauhan,
Denting senar guqin yang kesepian,
Angin yang bebas menemani,
Kupu-kupu terbang menari,
Di atas sungai ungu gelap,
Hingga bulan tak lagi berkilau.
Tiānyin menatapnya tanpa berkedip. Alunan melodi ini sangat dikenalnya. Lagu itu, diciptakannya untuk seseorang yang telah meninggalkannya lima belas tahun yang lalu. “Jian Yi, kaukah itu?” gumam Tiānyin pelan. Suaranya hampir tenggelam dalam angin malam.
ตอนยอดนิยม