Perjanjian Leluhur
"Anak muda, jika kau ingin kongko denganku, aku mengundang dirimu ke pesanggrahan. Udara malam ini sangat dingin. Lagi pula, kita bebas kongko tanpa gangguan. Aku senang pendekar yang ingin menangkapmu adalah Gagak Betina, Bidadari Penabur Cinta, Kupu-kupu Madu, atau Nyai Penghasut Birahi."
"Penari itu juga memburu aku?"
"Ia akan memperoleh hadiah sangat besar kalau mampu memboyongmu ke istana."
"Kenapa kakek senang kalau mereka yang menangkapku?"
"Sangkar burungnya segar-segar kayak apem coklat baru diangkat dari kukusan bambu!"
"Jadi apem coklat itu yang membuat biji mata kakek hampir keluar melihat sangkar burung Gagak Betina?"